GEBRAK.ID, JAKARTA -- Bek Timnas Argentina, Lisandro Martinez, menunjukkan sikap sportif setelah negaranya gagal mempertahankan gelar juara Piala Dunia 2026. Meski kecewa dengan kekalahan di partai final, pemain Manchester United itu mengakui Spanyol memang pantas mengangkat trofi juara dunia.
Argentina harus mengubur mimpi mempertahankan gelar setelah takluk 0-1 dari Spanyol melalui babak perpanjangan waktu pada final Piala Dunia 2026.
Lisandro tampil sebagai starter dalam laga tersebut. Namun, bek berusia 28 tahun itu terpaksa meninggalkan lapangan lebih cepat akibat cedera pada menit ke-44.
Seusai pertandingan, Lisandro menyampaikan pesan menyentuh melalui media sosial. Ia mengungkapkan rasa bangganya bisa membela Tim Tango sekaligus mengapresiasi seluruh pihak yang telah bekerja keras selama perjalanan Argentina di Piala Dunia.
"Dengan rasa sakit di hati karena tidak bisa membawa pulang trofi yang kami semua impikan, saya tetap bangga mengenakan seragam ini bersama rekan setim, staf pelatih, tim medis, hingga semua orang yang bekerja di balik layar," tulis Lisandro, Kamis (23/7/2026).
Tak lupa, ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pendukung Argentina yang terus memberikan dukungan sepanjang turnamen berlangsung.
Menurut Lisandro, semangat, cinta, dan kekompakan masyarakat Argentina menjadi kekuatan terbesar bagi tim selama berjuang di ajang sepak bola paling bergengsi di dunia.
Dalam pesannya, Lisandro juga memberikan ucapan selamat kepada Timnas Spanyol yang dinilainya tampil layak menjadi kampiun. "Saya ingin mengucapkan selamat kepada Spanyol atas gelar juara yang memang pantas mereka dapatkan," ujarnya.
Meski gagal mempertahankan trofi yang diraih pada edisi sebelumnya, Lisandro menegaskan hasil akhir tidak menghapus perjuangan panjang yang telah dilakukan seluruh pemain Argentina.
Lisandro menilai timnya telah melewati berbagai tantangan dan selalu berusaha memberikan yang terbaik tanpa mencari alasan atas setiap kesulitan yang dihadapi. "Kami menghadapi banyak rintangan, mengubah hal yang tampaknya mustahil menjadi mungkin, dan selalu memilih untuk terus berjuang," katanya.
Lisandro juga menegaskan bahwa membela Timnas Argentina merupakan kehormatan terbesar dalam kariernya. Ia berharap semangat persatuan yang ditunjukkan masyarakat Argentina selama Piala Dunia tetap terjaga di masa mendatang.
"Kami membela warna bendera jauh melampaui apa yang terjadi di lapangan. Mewakili rakyat Argentina akan selalu menjadi kebanggaan yang luar biasa bagi saya," tutup Lisandro.
(Sumber: Instagram)
