GEBRAK.ID, JAKARTA -- Persaingan di dunia kerja kini tidak lagi dibatasi oleh wilayah negara. Kemajuan teknologi dan meningkatnya konektivitas global membuat lulusan perguruan tinggi dituntut memiliki keterampilan, wawasan internasional, serta kesiapan beradaptasi dengan kebutuhan industri yang terus berkembang.
Berangkat dari kebutuhan tersebut, BINUS Career berkolaborasi dengan perusahaan teknologi pengembangan talenta asal Singapura, Kinobi AI, melalui program I-SMART yang didukung Singapore Global Network (SGN), menggelar Career Optimization Program: Beyond Borders - Unlocking Global Career Opportunities di Jakarta.
Program yang ditutup melalui kegiatan luring pada Sabtu, 11 Juli 2026, itu dirancang untuk membantu mahasiswa tingkat akhir, fresh graduate, hingga alumni BINUS University meningkatkan kesiapan memasuki dunia kerja. Tak hanya membekali peserta dengan keterampilan praktis, kegiatan ini juga membuka akses terhadap peluang profesional di tingkat regional maupun global.
Sebelum memasuki acara puncak, peserta lebih dahulu mengikuti Mini Bootcamp Online selama tiga hari berturut-turut. Pada 6 Juli 2026, peserta mengikuti CV Workshop yang membahas teknik menyusun curriculum vitae agar mampu menarik perhatian perusahaan.
Keesokan harinya, peserta mendapatkan pembekalan melalui Interview Workshop mengenai strategi menghadapi proses rekrutmen secara efektif. Selanjutnya pada 8 Juli 2026 digelar Personal Branding Workshop yang membahas cara membangun citra profesional agar memiliki daya saing lebih tinggi di dunia kerja.
Ketiga workshop tersebut menghadirkan praktisi dari perusahaan asal Singapura yang beroperasi di Indonesia. Melalui sesi interaktif tersebut, peserta memperoleh pengalaman langsung mengenai standar rekrutmen perusahaan internasional sekaligus keterampilan yang dibutuhkan untuk memasuki pasar kerja global.
Employment Relation Section Head BINUS Career Center, Yuli Dwi Dianasari, mengatakan kolaborasi tersebut merupakan bagian dari komitmen BINUS Career dalam mempersiapkan mahasiswa dan alumni menghadapi perubahan kebutuhan industri.
"Kami mengapresiasi kolaborasi bersama Kinobi AI, I-SMART, dan Singapore Global Network dalam menghadirkan program ini. Melalui sesi yang inspiratif dan penuh wawasan praktis, kami berharap mahasiswa BINUS semakin siap membangun karier di perusahaan internasional serta memanfaatkan peluang global yang tersedia," ujar Yuli dalam siaran persnya, Jumat (17/7/2026).
Menurut Yuli, pembekalan seperti ini menjadi semakin penting karena dunia kerja saat ini membutuhkan talenta yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, tren industri, dan lingkungan kerja lintas negara.
Dukungan terhadap pengembangan talenta muda Indonesia juga datang dari Singapore Global Network (SGN). Market Director Singapore Global Network, Winnie Toh, mengatakan pihaknya terus membangun konektivitas antara talenta, komunitas, dan berbagai peluang pengembangan profesional di kawasan regional maupun internasional.
"Kami percaya bahwa kesiapan karier dan wawasan global merupakan proses yang dibangun secara berkelanjutan. Melalui program seperti I-SMART, mahasiswa dapat memperoleh inspirasi langsung dari para pemimpin industri sekaligus memperkuat kesiapan mereka untuk menghadapi peluang karier di tingkat internasional," kata Winnie.
Hal senada disampaikan Co-Founder & CEO Kinobi AI, Hafiz Kasman. Menurutnya, kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri menjadi langkah penting untuk menjembatani kebutuhan perusahaan dengan kesiapan talenta muda Indonesia.
Hafiz mengungkapkan tingginya antusiasme peserta menjadi bukti bahwa mahasiswa Indonesia memiliki semangat besar untuk mempersiapkan masa depan karier mereka.
"Melihat lebih dari 50 mahasiswa hadir pada akhir pekan dengan semangat tinggi untuk mempersiapkan karier mereka menjadi bukti bahwa generasi muda Indonesia memiliki antusiasme besar untuk terus berkembang. Melalui kolaborasi bersama BINUS, kami ingin menghadirkan lebih banyak inisiatif yang membantu mahasiswa membangun kesiapan karier dan membuka peluang mereka untuk bersaing di tingkat global," ujar Hafiz.
Acara kemudian ditutup melalui Career Optimization Program: Beyond Borders - Unlocking Global Career Opportunities yang diselenggarakan secara luring pada 11 Juli 2026. Kegiatan ini menghadirkan para pemimpin industri, praktisi bisnis, hingga tokoh yang telah sukses membangun karier di tingkat nasional maupun internasional.
Salah satu sesi yang mendapat perhatian peserta menghadirkan CEO Binar sekaligus alumni BINUS University, Alamanda Shantika. Dalam pemaparannya, Alamanda membagikan perjalanan kariernya sejak menjadi mahasiswa hingga dipercaya memimpin perusahaan teknologi.
Alamanda mendorong generasi muda agar berani menghadapi ketidakpastian, menjadikan setiap tantangan sebagai proses belajar, serta terus mengembangkan kemampuan agar tetap relevan di tengah perubahan dunia kerja yang berlangsung sangat cepat.
Selain itu, Alamanda juga menekankan pentingnya budaya continuous learning, kemampuan kepemimpinan, serta kesiapan menghadapi transformasi industri yang kini semakin dipengaruhi perkembangan Artificial Intelligence (AI).
Peserta juga memperoleh wawasan melalui sesi Company Talk Show yang menghadirkan Hafiz Kasman bersama Founder & CEO FAIR Indonesia, Refal Tamara Putra.
Dalam diskusi tersebut, Hafiz membagikan pengalaman membangun Kinobi AI sebagai perusahaan asal Singapura yang beroperasi di Indonesia. Sementara Refal menjelaskan perjalanan FAIR Indonesia dalam memperluas bisnis hingga ke Singapura.
Keduanya juga membahas berbagai isu yang kini menjadi perhatian dunia kerja, mulai dari keterampilan yang paling dibutuhkan perusahaan, tren rekrutmen masa depan, pemanfaatan Artificial Intelligence dalam proses pencarian kerja dan pengembangan talenta, hingga peluang membangun karier maupun bisnis di tingkat regional.
Melalui dua perspektif tersebut, peserta memperoleh gambaran nyata mengenai dinamika ekosistem talenta di Indonesia dan Singapura, sekaligus memahami peluang yang dapat dimanfaatkan untuk membangun karier di tingkat internasional.
Tidak hanya menghadirkan sesi diskusi, penyelenggara juga membuka booth engagement yang diikuti Kinobi AI, Kinsure, dan FAIR Indonesia. Pada sesi ini, mahasiswa dapat berinteraksi langsung dengan perwakilan perusahaan untuk mengenal profil organisasi, mengetahui peluang karier yang tersedia, sekaligus membangun jejaring profesional sejak dini.
Kolaborasi antara BINUS Career, Kinobi AI, dan Singapore Global Network diharapkan mampu memperkuat kesiapan generasi muda Indonesia menghadapi tantangan dunia kerja masa depan melalui pengembangan keterampilan, paparan langsung terhadap kebutuhan industri, serta akses yang lebih luas terhadap jaringan profesional internasional.
Sebagai informasi, I-SMART merupakan program kerja sama antara Kinobi AI dan Singapore Global Network yang berfokus pada pengembangan talenta muda Indonesia. Program ini bertujuan membuka akses terhadap peluang karier internasional, pengembangan profesional, serta koneksi dengan berbagai perusahaan dan mitra global.
Sementara itu, Singapore Global Network merupakan jaringan global yang menghubungkan individu, komunitas, dan berbagai organisasi yang memiliki ketertarikan terhadap Singapura melalui kolaborasi, pertukaran wawasan, serta berbagai peluang pengembangan profesional lintas negara.
(*)
