Danantara Rilis Laporan Keuangan BUMN 2025: Krakatau Steel dan Kimia Farma Berbalik Untung

 

Danantara rilis laporan keuangan BUMN 2025. Krakatau Steel, Kimia Farma, dan Semen Indonesia berhasil balik untung. Pertamina hingga BRI catat pertumbuhan laba signifikan. (Foto: ist) 

Editor: Dinar Kencana

GEBRAK.ID,JAKARTA – Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia mengumumkan bahwa seluruh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam ekosistemnya telah menyelesaikan penyusunan laporan keuangan Tahun Buku 2025. Sejumlah BUMN mencatatkan kinerja positif, bahkan beberapa berhasil membalikkan kerugian menjadi laba setelah bergabung dalam ekosistem Danantara. 

Managing Director Stakeholders Management and Communications Danantara, Rohan Hafas, menyampaikan capaian ini mencerminkan ketahanan, transformasi, dan kontribusi BUMN di berbagai sektor strategis terhadap perekonomian nasional. 

BUMN Berbalik Untung: Krakatau Steel, Kimia Farma, dan Semen Indonesia

PT Krakatau Steel Tbk mencatatkan laba Rp635 miliar pada April 2026, berbalik dari kerugian Rp981 miliar pada periode sebelumnya. PT Kimia Farma Tbk membukukan laba Rp108 miliar dari posisi rugi Rp160 miliar, sementara PT Semen Indonesia Tbk mencatat laba Rp106 miliar setelah mengalami rugi Rp66 miliar .

Perbaikan kinerja ini didorong oleh restrukturisasi dan dukungan modal dari Danantara Asset Management (DAM) . Krakatau Steel sendiri telah mengaktifkan fasilitas produksi Hot Strip Mill 1 (HSM#1) pada awal 2025 sebagai bagian strategi transformasi dan pemulihan bisnis .

Kinerja Positif BUMN Lainnya

Danantara juga menyoroti peningkatan laba sejumlah BUMN periode April 2025-April 2026:

· Pertamina: laba Rp24,9 triliun, naik 80% 

· Pupuk Indonesia: laba Rp4,8 triliun, naik 202% 

· Pelindo: laba Rp1,5 triliun, naik 169% 

· BRI: laba Rp21,2 triliun, naik 15% 

· Bank Mandiri: laba Rp21,3 triliun, naik 13% 

· BNI: laba Rp7,2 triliun, naik 6% 

· ADHI Karya: laba Rp69 miliar, naik 667% 

Investasi Strategis Danantara

Danantara mulai merealisasikan mandat investasinya melalui sejumlah proyek strategis yang didanai antara lain dari dividen BUMN yang diterima pada tahun 2025 . Beberapa investasi yang telah dijalankan :

1. Pengembangan ekosistem Haji dan Umrah Indonesia di Makkah  untuk meningkatkan kualitas layanan jemaah sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem haji global.

2. Proyek Waste-to-Energy (WTE)  mendukung pengelolaan sampah berkelanjutan, meningkatkan ketahanan energi, dan mendorong transisi ekonomi hijau.

Laporan Konsolidasi Masih dalam Proses Audit

Rohan menyampaikan setelah seluruh laporan individual rampung, Danantara kini melanjutkan proses penyusunan laporan keuangan konsolidasian yang masih menunggu penyelesaian tahapan audit. 

"Laporan Keuangan Konsolidasian 2025 Danantara Indonesia masih berada dalam proses penyelesaian sesuai tahapan audit yang berlaku dan akan disampaikan setelah seluruh proses audit selesai sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," ujarnya. 

Seluruh investasi yang dilakukan Danantara dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip tata kelola yang baik, disiplin investasi, pengelolaan risiko yang prudent, serta orientasi pada penciptaan nilai jangka panjang bagi negara dan masyarakat. 

(berbagai sumber)