Dari Jenderal Dudung, AHY, hingga Letkol Teddy, Ini Urutan Lengkap Pangkat TNI AD, AL, dan AU

Secara umum, struktur kepangkatan TNI diatur dalam Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2010 tentang Administrasi Prajurit TNI. Meski memiliki penyebutan yang berbeda di Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL), dan Angkatan Udara (AU), sistem kepangkatannya terbagi menjadi tiga kelompok utama, yakni perwira, bintara, dan tamtama. (Foto ilustrasi: detik.com)
Editor: A. Rayyan K

GEBRAK.ID, JAKARTA – Urutan pangkat Tentara Nasional Indonesia (TNI) menjadi informasi yang banyak dicari masyarakat, terutama setelah sejumlah purnawirawan dan mantan prajurit aktif menduduki jabatan strategis di pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto melalui Kabinet Merah Putih.

Mulai dari Menteri Pertahanan, Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Wakil Menteri Pertahanan, hingga Sekretaris Kabinet, banyak pejabat yang memiliki latar belakang militer dengan jenjang kepangkatan berbeda-beda saat masih berdinas.

Secara umum, struktur kepangkatan TNI diatur dalam Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2010 tentang Administrasi Prajurit TNI. Meski memiliki penyebutan yang berbeda di Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL), dan Angkatan Udara (AU), sistem kepangkatannya terbagi menjadi tiga kelompok utama, yakni perwira, bintara, dan tamtama.

Berikut urutan pangkat TNI lengkap beserta sejumlah tokoh Kabinet Merah Putih yang pernah menyandang pangkat tersebut.

Urutan Pangkat TNI Angkatan Darat (AD)

Perwira Tinggi

* Jenderal TNI (4 bintang)
* Letnan Jenderal (Letjen) TNI (3 bintang)
* Mayor Jenderal (Mayjen) TNI (2 bintang)
* Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI (1 bintang)

Perwira Menengah

* Kolonel
* Letnan Kolonel (Letkol)
* Mayor

Perwira Pertama

* Kapten
* Letnan Satu (Lettu)
* Letnan Dua (Letda)

Bintara

* Pembantu Letnan Satu (Peltu)
* Pembantu Letnan Dua (Pelda)
* Sersan Mayor (Serma)
* Sersan Kepala (Serka)
* Sersan Satu (Sertu)
* Sersan Dua (Serda)

Tamtama

* Kopral Kepala (Kopka)
* Kopral Satu (Koptu)
* Kopral Dua (Kopda)
* Prajurit Kepala (Praka)
* Prajurit Satu (Pratu)
* Prajurit Dua (Prada)

Urutan Pangkat TNI Angkatan Laut (AL)

Perwira

* Laksamana TNI
* Laksamana Madya (Laksdya) TNI
* Laksamana Muda (Laksda) TNI
* Laksamana Pertama (Laksma) TNI
* Kolonel
* Letnan Kolonel
* Mayor
* Kapten
* Letnan Satu
* Letnan Dua

Bintara

* Peltu
* Pelda
* Serma
* Serka
* Sertu
* Serda

Tamtama

* Kopka
* Koptu
* Kopda
* Kelasi Kepala
* Kelasi Satu
* Kelasi Dua

Urutan Pangkat TNI Angkatan Udara (AU)

Perwira

* Marsekal TNI
* Marsekal Madya (Marsdya) TNI
* Marsekal Muda (Marsda) TNI
* Marsekal Pertama (Marsma) TNI
* Kolonel
* Letnan Kolonel
* Mayor
* Kapten
* Letnan Satu
* Letnan Dua

Bintara

* Peltu
* Pelda
* Serma
* Serka
* Sertu
* Serda

Tamtama

* Kopka
* Koptu
* Kopda
* Prajurit Kepala
* Prajurit Satu
* Prajurit Dua

Pangkat Para Tokoh di Kabinet Merah Putih

Sejumlah pejabat pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berasal dari latar belakang militer dengan pangkat terakhir yang beragam, mulai dari perwira pertama hingga jenderal bintang empat.

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman mengakhiri karier militernya dengan pangkat Jenderal TNI (Purnawirawan) atau bintang empat. Pangkat tertinggi di TNI AD tersebut diraihnya saat menjabat Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) pada 2021–2023.

Menteri Pertahanan yang juga menjabat Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (ad interim), Sjafrie Sjamsoeddin, merupakan purnawirawan Letnan Jenderal (Letjen) TNI. Setelah pensiun, ia menerima anugerah pangkat kehormatan Jenderal TNI (Hor.) dari Presiden Prabowo Subianto.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memiliki pangkat terakhir Letnan Kolonel (Letkol) TNI AD. Pangkat tersebut resmi disandang berdasarkan Surat Perintah Mabes TNI AD tertanggal 25 Februari 2025.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengakhiri karier militernya dengan pangkat Mayor Infanteri sebelum pensiun dini pada 2016 untuk mengikuti Pilkada DKI Jakarta.

Menteri Luar Negeri Sugiono merupakan mantan perwira TNI AD dengan pangkat terakhir Letnan Satu (Lettu). Ia bertugas di militer pada 2002 hingga 2004 sebelum mengundurkan diri.

Di jajaran wakil menteri, Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan Taufanto merupakan purnawirawan TNI Angkatan Udara dengan pangkat terakhir Marsekal Madya (Marsdya) atau bintang tiga.

Sementara Wakil Menteri Sekretaris Negara Bambang Eko Suhariyanto merupakan purnawirawan Marsekal Muda (Marsda) TNI AU atau bintang dua.

Dari unsur TNI Angkatan Laut, Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan Ashaf merupakan purnawirawan Laksamana Madya (Laksdya) TNI atau perwira tinggi bintang tiga.

Adapun Lodewyk Pusung, yang sebelumnya menjabat Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), memiliki pangkat terakhir Mayor Jenderal (Mayjen) TNI saat aktif berdinas. Setelah pensiun, ia memperoleh kenaikan pangkat kehormatan menjadi Letnan Jenderal (Letjen) TNI pada 2025. Namun, saat ini ia berstatus tersangka dalam kasus dugaan korupsi di Badan Gizi Nasional.

Keberadaan sejumlah tokoh berlatar belakang militer di Kabinet Merah Putih menunjukkan besarnya peran para purnawirawan TNI dalam pemerintahan. Meski demikian, setelah memasuki jabatan sipil, seluruh pejabat tersebut menjalankan tugas berdasarkan kewenangan konstitusional sesuai bidang masing-masing.

(Berbagai Sumber)