GEBRAK.ID – Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) bergerak cepat mencari pengganti Julian Nagelsmann yang resmi mengakhiri masa jabatannya sebagai pelatih tim nasional Jerman. Nama mantan pelatih Liverpool, Juergen Klopp, kini menjadi kandidat terdepan untuk menangani Der Panzer.
Melalui pernyataan resminya, DFB mengonfirmasi telah membuka komunikasi dengan Klopp setelah Nagelsmann memilih mundur menyusul kegagalan Jerman di Piala Dunia 2026.
"Terkait penunjukan pelatih baru, pimpinan DFB kini akan berupaya melakukan pembicaraan dengan Jurgen Klopp. Ia telah mengisyaratkan kesediaannya untuk mengambil posisi tersebut," demikian pernyataan resmi DFB, Jumat (3/7/2026).
Keputusan berpisah dengan Nagelsmann diambil secara bulat oleh perwakilan pemegang saham dan dewan pengawas DFB GmbH & Co. KG atas usulan Presiden DFB, Bernd Neuendorf.
Sebelumnya, Nagelsmann mengajukan permintaan untuk dibebastugaskan dalam pertemuan tertutup bersama petinggi federasi sehari setelah Jerman tersingkir secara mengejutkan pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Permintaan tersebut akhirnya dikabulkan sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap performa tim nasional.
Presiden DFB Bernd Neuendorf menyampaikan apresiasi atas dedikasi Nagelsmann selama hampir tiga tahun menangani tim nasional.
Ia menilai mantan pelatih Bayern Muenchen dan RB Leipzig tersebut telah bekerja dengan komitmen tinggi serta menunjukkan ambisi besar untuk membawa Jerman kembali menjadi kekuatan utama sepak bola dunia.
"Julian Nagelsmann telah menunjukkan dedikasi luar biasa sejak mengambil alih tim nasional pada September 2023. Ia juga sosok yang bertanggung jawab dan tulus, kualitas yang sangat kami hargai," ujar Neuendorf.
Selain berterima kasih kepada Nagelsmann, DFB juga menyampaikan apresiasi kepada para pendukung tim nasional Jerman yang terus memberikan dukungan sepanjang perjalanan tim, termasuk saat menghadapi hasil yang tidak sesuai harapan di Piala Dunia.
Sementara itu, Nagelsmann mengaku keputusan mundur bukanlah langkah yang mudah. Ia mengungkapkan telah melalui banyak pertimbangan setelah kegagalan tim di turnamen terbesar dunia tersebut.
Dalam pernyataannya, pelatih berusia 39 tahun itu mengaku berdiskusi dengan keluarga, sahabat terdekat, serta jajaran federasi sebelum akhirnya mengambil keputusan mengakhiri tugasnya.
"Setelah kekecewaan yang begitu pahit, tim ini pantas mendapatkan kesempatan untuk memulai kembali," ujar Nagelsmann.
Ia menambahkan bahwa prioritas utamanya sejak awal adalah membawa Jerman kembali meraih prestasi tertinggi. Karena itu, ia merasa perubahan kepemimpinan bisa menjadi momentum baru bagi Der Panzer.
Nagelsmann juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh staf pelatih, tim pendukung, serta para pemain yang telah bekerja sama dengannya selama menjabat sebagai pelatih kepala.
Tak lupa, ia memberikan pesan emosional kepada para suporter Jerman yang tetap setia mendukung tim di tengah tekanan besar.
"Sungguh menyakitkan bagi saya karena kami mengecewakan kalian dan tidak mampu menghadirkan malam-malam sepak bola yang lebih berkesan di Piala Dunia ini. Kalian pantas mendapatkan lebih banyak lagi," ujar Nagelsmann.
Kepergian Nagelsmann turut diikuti dua asistennya, Benjamin Gluck dan Benjamin Huebner, yang juga meninggalkan DFB. Selain itu, Direktur Olahraga Andreas Rettig memutuskan tidak memperpanjang kontraknya dengan alasan pribadi, sehingga federasi kini harus melakukan restrukturisasi di jajaran teknis.
Kini perhatian publik sepak bola Jerman tertuju pada Juergen Klopp. Pelatih yang sukses membawa Liverpool meraih gelar Liga Champions dan Liga Inggris itu dinilai memiliki pengalaman, karisma, serta kemampuan membangun tim yang dibutuhkan untuk mengembalikan kejayaan Der Panzer di panggung internasional.
Apabila kesepakatan tercapai, Klopp akan menghadapi tantangan besar untuk membangun kembali kepercayaan diri tim nasional Jerman sekaligus mempersiapkan skuad menghadapi agenda internasional berikutnya.
(Sumber: DFB)
