Djokovic Tantang Sinner di Semifinal Wimbledon 2026 Usai Lolos Dramatis dalam Pertarungan 5 Jam

Petenis Serbia Novak Djokovic bereaksi dalam pertandingan perempat final Wimbledon melawan petenis Kanada Felix Auger-Aliassime di All England Club, London, Inggris, Rabu (8/7/2026) WIB. (Foto: Wimbledon)
Editor: A. Rayyan K

GEBRAK.ID, LONDON – Novak Djokovic kembali menunjukkan mental juara yang membuat namanya begitu disegani di dunia tenis. Petenis asal Serbia itu memastikan tiket ke semifinal Wimbledon 2026 setelah melewati pertarungan luar biasa melawan Felix Auger-Aliassime dalam duel yang berlangsung lebih dari lima jam.

Bermain di All England Club, London, Inggris, Rabu (8/7/2026) WIB, Djokovic menumbangkan wakil Kanada itu dengan skor 7-6(10), 3-6, 6-3, 6-7(4), 7-6(4). Pertandingan selama lima jam 15 menit tersebut menjadi salah satu duel paling menegangkan di Wimbledon musim ini.

Kemenangan itu sekaligus mengantarkan Djokovic menghadapi unggulan pertama Jannik Sinner pada babak semifinal. Duel tersebut dipastikan menjadi salah satu laga yang paling dinantikan, mengingat keduanya kembali bertemu di fase empat besar setelah saling berhadapan dalam beberapa turnamen besar.

"Laga ini dimenangkan dengan raket, hati, serta kemampuan mengendalikan saraf dan tekanan yang luar biasa," kata Djokovic seperti dikutip dari ATP.

Menurut mantan petenis nomor satu dunia itu, pertandingan berjalan begitu seimbang hingga siapa pun memiliki peluang keluar sebagai pemenang.

"Menjelang akhir pertandingan, peluang benar-benar terbuka bagi siapa saja. Bahkan di super tie-break set kelima, siapa pun bisa menang. Momen seperti inilah yang membuat saya masih bermain tenis," ujarnya.

Djokovic harus mengerahkan seluruh kemampuannya untuk mengatasi permainan agresif Auger-Aliassime. Petenis berusia 39 tahun itu bahkan sempat mendapat perawatan karena mengalami masalah pada kaki di set pertama.

Situasi semakin menegangkan ketika Djokovic kehilangan keunggulan break pada set keempat sehingga pertandingan harus ditentukan melalui set kelima. Namun pengalaman panjangnya di level tertinggi menjadi pembeda saat memasuki super tie-break.

Di sisi lain, Auger-Aliassime tampil impresif dengan melepaskan 20 ace dan terus memberikan tekanan hingga poin-poin terakhir. Meski gagal melaju, penampilannya mendapat apresiasi karena mampu memaksa Djokovic bekerja keras sepanjang pertandingan.

Usai memastikan kemenangan, Djokovic mengungkapkan kebahagiaannya bisa meraih hasil positif di hadapan keluarga.

"Saya sempat meminta anak-anak untuk tidur setelah set keempat, tetapi mereka tidak mau. Saya senang mereka tetap bertahan," kata Djokovic sambil tersenyum.

Ia juga menyebut pertandingan tersebut sebagai salah satu laga terbaik yang pernah dijalaninya di lapangan utama Wimbledon.

"Sejujurnya, ini adalah salah satu pertandingan terbaik yang pernah saya jalani di lapangan ini sepanjang karier."

Keberhasilan ini membuat Djokovic mencatatkan semifinal Wimbledon untuk ke-15 kalinya, sekaligus mempertegas statusnya sebagai petenis putra dengan jumlah penampilan semifinal terbanyak dalam sejarah turnamen Grand Slam lapangan rumput tersebut.

Di semifinal, Djokovic akan menghadapi tantangan berat dari Jannik Sinner. Petenis Italia itu tengah tampil impresif dan belum kehilangan satu set pun sejak melewati laga lima set pada babak pertama.

Pertemuan nanti juga menjadi ajang pembalasan bagi Djokovic. Pada semifinal Wimbledon tahun lalu, Sinner sukses menyingkirkannya dalam tiga set langsung sebelum akhirnya keluar sebagai juara. Namun Djokovic memiliki modal positif setelah mengalahkan Sinner dalam lima set pada semifinal Australia Open 2026.

Hingga kini, kedua petenis telah bertemu 11 kali dengan rekor sementara masih berpihak kepada Sinner yang unggul tipis 6-5. Duel semifinal Wimbledon 2026 pun diprediksi kembali menghadirkan pertarungan sengit antara dua generasi terbaik tenis dunia.

(Sumber: Wimbledon)