IOC Buka Peluang Rusia Kembali ke Olimpiade Setelah Cabut Penangguhan Komite Olimpiade

Kantor Komite Olimpiade Internasional (IOC). (Foto: IOC)
Editor: A. Rayyan K

GEBRAK.ID, LAUSANNE – Komite Olimpiade Internasional (IOC) mengambil langkah penting terkait status Rusia di pentas olahraga dunia. Setelah hampir tiga tahun berada dalam masa penangguhan, IOC memutuskan mencabut sementara sanksi terhadap Komite Olimpiade Rusia (ROC) yang diberlakukan sejak Oktober 2023.

Keputusan tersebut diumumkan IOC dalam pernyataan resmi dari Lausanne, Swiss, pada Selasa (7/7/2026). Meski demikian, pencabutan penangguhan itu belum berarti Rusia dapat kembali tampil secara penuh dalam ajang Olimpiade dengan identitas nasionalnya.

IOC menjelaskan keputusan tersebut diambil setelah Komisi Urusan Hukum melakukan kajian menyeluruh terhadap perkembangan terbaru yang melibatkan Komite Olimpiade Rusia.

"Keputusan itu diambil setelah analisis menyeluruh oleh Komisi Urusan Hukum IOC, dengan mempertimbangkan bahwa ROC tidak lagi memasukkan organisasi olahraga regional apa pun di wilayah yang berada di bawah yurisdiksi Komite Olimpiade Nasional Ukraina sebagai anggotanya," demikian bunyi pernyataan resmi IOC.

Meski penangguhan telah dicabut, IOC menegaskan masih akan menentukan secara terpisah mengenai penggunaan atribut resmi Rusia dalam Olimpiade. Keputusan terkait bendera, lagu kebangsaan, warna nasional maupun bentuk identifikasi lainnya akan diputuskan pada waktu yang dianggap tepat.

Artinya, status partisipasi atlet Rusia pada ajang Olimpiade berikutnya masih bergantung pada kebijakan lanjutan yang akan ditetapkan IOC.

Selain itu, IOC juga menegaskan sejumlah pembatasan terhadap Rusia tetap diberlakukan. Organisasi olahraga tertinggi dunia itu memastikan tidak akan menggelar kegiatan resmi IOC di wilayah Rusia maupun mengundang pejabat pemerintah Rusia ke berbagai acara yang berada di bawah naungannya.

Langkah terbaru IOC ini menjadi sinyal adanya perubahan dalam hubungan dengan Komite Olimpiade Rusia, meski sejumlah pembatasan politik dan administratif masih tetap dipertahankan.

Keputusan lanjutan mengenai status simbol-simbol nasional Rusia diperkirakan akan menjadi perhatian menjelang penyelenggaraan ajang Olimpiade berikutnya.

(Sumber: Xinhua)