Editor: Damar Pratama
Kiper Persebaya Surabaya Ernando Ari Sutaryadi ditemui awak media di SCTV Tower, Jakarta Pusat, Senin (6/7/2026). (Foto: Antara)
GEBRAK.ID, JAKARTA – Kiper Persebaya Surabaya, Ernando Ari Sutaryadi, belum menyerah mengejar tempat di Timnas Indonesia. Setelah tak lagi mendapat panggilan sejak pergantian kepelatihan ke John Herdman, penjaga gawang berusia 24 tahun itu bertekad membuktikan bahwa dirinya masih layak mengenakan seragam Merah Putih.
Ernando mengakui absennya dirinya dari skuad Garuda menjadi motivasi tambahan untuk tampil maksimal di Piala Presiden 2026. Turnamen pramusim tersebut ingin dimanfaatkannya sebagai panggung untuk menunjukkan kualitas terbaik di bawah mistar gawang.
"Ya mungkin dengan adanya Piala Presiden ini bisa jadi ajang pembuktian kalau masih ada kesempatan buat saya. Saya juga ingin menunjukkan kalau saya masih layak dan ingin diberi kesempatan," ujar Ernando usai menghadiri konferensi pers Piala Presiden 2026 di SCTV Tower, Jakarta Pusat, Senin (6/7/2026).
Sejak John Herdman menangani Timnas Indonesia, Ernando memang belum sekalipun masuk dalam daftar pemain yang dipanggil. Pelatih asal Kanada itu telah memimpin skuad Garuda dalam empat pertandingan internasional sepanjang Maret dan Juni 2026, namun nama Ernando belum kembali menghiasi daftar kiper pilihan.
Saat ini, Timnas Indonesia tengah menjalani pemusatan latihan di Bali sebagai persiapan menghadapi ASEAN Hyundai Cup 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 24 Juli hingga 26 Agustus 2026 mendatang.
Ernando juga tidak masuk dalam daftar 23 pemain yang mengikuti pemusatan latihan tahap pertama di Jakarta pada akhir Mei 2026 lalu.
Menurutnya, kondisi cedera yang dialami dalam beberapa bulan terakhir menjadi salah satu faktor yang membuat dirinya kehilangan kesempatan untuk kembali dipanggil membela tim nasional.
Kiper yang pernah menjadi andalan Indonesia di berbagai kelompok usia itu mengaku harus menepi lebih dari satu bulan akibat cedera.
Situasi tersebut membuatnya melewatkan enam pertandingan Persebaya Surabaya di Super League 2025/2026 sejak awal April hingga Mei. Setelah pulih, ia pun baru kembali tampil dalam dua pertandingan terakhir bersama Bajul Ijo.
"Kenapa saya masih ada di sini? Karena tanggal ini mereka sudah TC. Kemarin juga izin karena cedera hampir satu bulan lebih. Jadi mungkin itu salah satu alasan saya tidak dipanggil," ungkap Ernando.
Terakhir kali Ernando memperoleh panggilan Timnas Indonesia terjadi pada Oktober tahun lalu saat masih ditangani Patrick Kluivert dalam ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran keempat.
Sejak pergantian pelatih, posisi penjaga gawang dari kompetisi domestik lebih banyak dipercayakan kepada Nadeo Argawinata dan Cahya Supriadi.
Meski demikian, Ernando mengaku tetap menghormati keputusan tim pelatih dan memilih fokus meningkatkan performa di level klub. Ia juga mengungkapkan hingga saat ini belum pernah berkomunikasi langsung dengan John Herdman.
Komunikasi yang terjalin sejauh ini hanya dilakukan bersama pelatih kiper Timnas Indonesia. Bahkan, percakapan terakhir terjadi sebelum FIFA Series 2026 pada Maret lalu.
Saat itu, kondisi cederanya belum sepenuhnya pulih sehingga dirinya tidak dapat memenuhi panggilan tim nasional untuk menghadapi Saint Kitts dan Nevis serta Bulgaria.
Meski belum mendapatkan kesempatan kembali, Ernando memilih bersikap realistis dan tidak ingin terburu-buru menuntut tempat di skuad Garuda.
Menurutnya, satu-satunya cara untuk kembali menarik perhatian pelatih adalah dengan menunjukkan performa konsisten di lapangan.
Karena itu, Piala Presiden 2026 yang berlangsung pada 25 Juli hingga 6 Agustus nanti menjadi momentum penting bagi mantan kiper Timnas U-23 Indonesia tersebut untuk mengembalikan kepercayaan publik maupun tim pelatih nasional.
"Kita lihat nanti, soalnya saya kan belum membuktikan apa-apa. Jadi saya fair saja belum bisa berkata apa-apa. Kalau sudah main, mungkin ada kesempatan, main bagus, dipanggil Alhamdulillah, bonus. Kalau tidak dipanggil ya wasyukurillah," ujar pemilik 13 penampilan bersama Timnas Indonesia itu.
Dengan usia yang masih relatif muda untuk seorang penjaga gawang, peluang Ernando kembali memperkuat Timnas Indonesia masih terbuka lebar. Konsistensi penampilan bersama Persebaya pada musim ini diperkirakan akan menjadi salah satu pertimbangan penting bagi John Herdman dalam menentukan komposisi skuad Garuda pada agenda internasional berikutnya.
(Sumber: Antara)