Tembus Babak Kedua Wimbledon 2026, Petenis Ganda Putri Indonesia Janice/Aldila: Konsistensi Senjata Utama

Petenis ganda putri Indonesia Janice Tjen/Aldila Sutjiadi sukses mengamankan tiket ke babak kedua Wimbledon 2026 setelah menaklukkan pasangan tuan rumah, Harriet Dart/Maia Lumsden, dalam dua set langsung 6-3, 6-4 di All England Club, London, Jumat (3/7/2026) WIB. (Foto: WTA Tour)
Editor: A. Rayyan K

GEBRAK.ID, JAKARTA – Ganda putri Indonesia Janice Tjen/Aldila Sutjiadi memulai kiprah di Wimbledon 2026 dengan hasil manis. Duet Merah Putih itu sukses melangkah ke babak kedua setelah menaklukkan pasangan tuan rumah, Harriet Dart/Maia Lumsden, dalam dua set langsung.

Bertanding di All England Club, London, Jumat (3/7/2026) WIB, Janice/Aldila tampil solid untuk mengamankan kemenangan 6-3, 6-4 hanya dalam waktu sekitar satu jam 30 menit.

Kemenangan tersebut sekaligus menjadi ajang balas dendam bagi pasangan Indonesia setelah sebelumnya kalah dari Dart/Lumsden pada semifinal Nottingham Open beberapa pekan lalu.

Usai pertandingan, Aldila mengungkapkan bahwa kunci kemenangan mereka adalah menjaga fokus pada setiap poin tanpa terbawa situasi pertandingan.

"Kita mencoba bermain point by point, tidak terlalu memikirkan game besarnya. Walaupun sudah unggul, di nomor ganda momentum bisa berubah dengan sangat cepat. Jadi sebisa mungkin kami tetap bermain agresif dan sesuai dengan kekuatan kami," ujar Aldila, dikutip dari SPOT TV.

Menurut petenis berusia 30 tahun itu, disiplin dalam menjaga ritme permainan membuat mereka mampu mengontrol jalannya laga hingga akhir. "Puji Tuhan kami bisa bermain dengan konsisten dan meminimalkan error. Mungkin itu salah satu kunci kemenangan kami hari ini," katanya.

JANGAN TERLEWATKAN Janice/Aldila Revans ke Pasangan Inggris, Melaju Mantap ke Babak Kedua Wimbledon 

Penampilan rapi Janice/Aldila memang terlihat sepanjang pertandingan. Mereka mampu memanfaatkan peluang dengan baik sekaligus menekan pasangan tuan rumah agar kesulitan mengembangkan permainan.

Bagi Janice, kemenangan ini menjadi pelipur lara setelah langkahnya di nomor tunggal Wimbledon harus terhenti pada babak kedua. Sebelumnya, ia dipaksa menyerah dalam pertarungan tiga set melawan unggulan asal Australia, Daria Kasatkina, dengan skor 7-6(5), 1-6, 4-6.

Kini, fokus Janice sepenuhnya tertuju pada nomor ganda bersama Aldila. Ia berharap performa impresif di laga pembuka bisa terus dipertahankan pada pertandingan berikutnya.

"Yang pastinya hari ini kami bermain dengan sangat rapi. Semoga di babak selanjutnya kami bisa terus konsisten dan mengikuti instruksi dari pelatih-pelatih juga," ujar Janice.

Sementara itu, Aldila mengatakan mereka belum ingin terburu-buru menyusun strategi untuk laga berikutnya karena masih menunggu kepastian lawan.

"Kami pasti akan melihat calon lawan dulu. Dari situ kami akan menentukan strategi, apa yang perlu diubah dan apa yang harus diperbaiki. Karena mereka baru akan bermain besok, jadi kami akan menyesuaikan setelah tahu siapa lawan berikutnya," jelas Aldila.

Pada babak kedua, Janice/Aldila akan menghadapi pemenang pertandingan antara pasangan unggulan kelima Erin Routliffe/Nicole Melichar-Martinez melawan Elena-Gabriela Ruse/Marta Kostyuk.

Hasil positif ini menjadi kabar menggembirakan bagi tenis Indonesia. Kehadiran Janice dan Aldila di babak kedua memperpanjang harapan Merah Putih untuk mencatat prestasi di salah satu turnamen Grand Slam paling bergengsi di dunia.

Apabila mampu mempertahankan konsistensi permainan dan meminimalkan kesalahan sendiri seperti saat menghadapi Dart/Lumsden, peluang Janice/Aldila untuk melangkah lebih jauh di Wimbledon 2026 tetap terbuka.

(Sumber: WTA Tour)