Jangan Sampai Kusam! Ini 7 Cara Merawat Mobil Saat Cuaca tak Menentu

Seorang wanita sedang membersihkan kaca kendaraannya. (Foto ilustrasi: MMKSI)
Editor: A. Rayyan K

GEBRAK.ID -- Cuaca yang berubah-ubah antara panas dan hujan dapat mempercepat penurunan kondisi kendaraan jika tidak disertai perawatan yang tepat. Tidak hanya membuat tampilan mobil menjadi kusam, kondisi tersebut juga berisiko memengaruhi kenyamanan hingga keselamatan saat berkendara.

Melalui laman resminya, Jumat (24/7/2026) Mitsubishi membagikan sejumlah tips agar mobil tetap bersih, terawat, dan prima meski harus menghadapi cuaca yang tidak menentu.

1. Segera cuci mobil setelah kehujanan

Air hujan yang bercampur debu, lumpur, minyak, dan berbagai kotoran dari jalan dapat menempel pada bodi mobil. Jika dibiarkan terlalu lama, noda tersebut berpotensi memicu munculnya jamur pada cat maupun kaca sehingga membuat tampilan kendaraan tampak kusam.

Saat mencuci mobil, gunakan spons atau kain berbahan lembut untuk membersihkan seluruh bagian bodi, termasuk area kaca dan lengkungan roda.

2. Keringkan menggunakan kain mikrofiber

Setelah dicuci, mobil sebaiknya langsung dikeringkan memakai kain mikrofiber. Langkah ini penting untuk mencegah munculnya bercak air yang dapat mengganggu tampilan cat kendaraan.

3. Pilih lokasi parkir yang tepat

Tempat parkir juga berpengaruh terhadap kondisi mobil. Sebisa mungkin parkirkan kendaraan di garasi atau area yang teduh agar terhindar dari paparan hujan maupun embun dalam waktu lama.

Apabila menggunakan sarung mobil, pastikan kondisinya bersih dan kering. Penutup yang lembap justru dapat memerangkap kelembapan dan memicu tumbuhnya jamur pada permukaan cat.

4. Cek kondisi wiper secara berkala

Wiper merupakan komponen penting saat musim hujan. Pastikan karetnya masih elastis dan tidak robek agar mampu menyapu air secara optimal.

Selain itu, pemilik kendaraan juga disarankan selalu memastikan cairan pembersih kaca tersedia sehingga pandangan tetap jelas saat hujan turun.

5. Jaga kabin tetap kering

Bagian interior mobil juga membutuhkan perhatian. Air yang terbawa dari sepatu atau pakaian dapat meningkatkan kelembapan di dalam kabin.

Jika tidak segera dibersihkan, kondisi tersebut bisa menimbulkan bau apek hingga memicu tumbuhnya jamur pada jok, karpet, maupun panel interior.

Setelah berkendara saat hujan, bersihkan dan keringkan kabin, kemudian buka pintu mobil beberapa saat agar sirkulasi udara membantu mengurangi kelembapan.

6. Bersihkan kolong mobil

Kolong kendaraan sering menjadi tempat menumpuknya lumpur dan kotoran setelah melewati genangan air. Jika dibiarkan, endapan tersebut dapat mempercepat proses korosi.

Pembersihan menggunakan semprotan air bertekanan tinggi menjadi cara efektif untuk menghilangkan kotoran yang sulit dijangkau.

7. Rutin lakukan servis berkala

Selain perawatan mandiri, Mitsubishi juga mengingatkan pentingnya mengikuti jadwal servis berkala sesuai rekomendasi pabrikan.

Pemeriksaan rutin memungkinkan teknisi mendeteksi lebih awal komponen yang mulai aus atau mengalami kerusakan sehingga dapat mencegah perbaikan dengan biaya lebih besar di kemudian hari.

Dengan melakukan perawatan secara rutin, kondisi kendaraan akan tetap optimal meski menghadapi cuaca ekstrem. Selain meningkatkan kenyamanan dan keamanan berkendara, mobil yang terawat juga memiliki nilai jual kembali yang lebih baik.

(Sumber: Mitsubishi)