Editor: A. Rayyan K
Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan, saat sedang mengembalikan kok lawan. (Foto: PBSI)
GEBRAK.ID, JAKARTA -- Perjuangan dua wakil Indonesia di babak perempat final Japan Open 2026 harus berakhir lebih cepat. Ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari serta tunggal putra Alwi Farhan sama-sama gagal melangkah ke semifinal usai menelan kekalahan di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Jepang, Jumat (17/7/2026).
Hasil tersebut membuat harapan kedua wakil Merah Putih untuk melanjutkan langkah di turnamen BWF World Tour Super 750 itu harus pupus.
Ana/Trias Takluk dari Ganda Taiwan
Pada sektor ganda putri, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari yang akrab disapa Ana/Trias berhadapan dengan pasangan Taiwan, Hsu Yin-Hui/Lin Jhih Yun.
Ana/Trias berusaha memberikan perlawanan sejak awal pertandingan. Namun, pasangan Taiwan tampil lebih konsisten dan mampu memanfaatkan sejumlah kesalahan yang dilakukan wakil Indonesia.
Pada gim pertama, Ana/Trias harus mengakui keunggulan lawannya dengan skor 18-21.
Memasuki gim kedua, pasangan Indonesia kembali mencoba bangkit dan sempat memberikan tekanan. Sayangnya, Hsu/Lin tetap mampu menjaga keunggulan hingga akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan 21-15.
Hasil tersebut memastikan Ana/Trias tersingkir di babak delapan besar sekaligus mengakhiri perjuangan mereka di Japan Open 2026.
Alwi Farhan Dipaksa Menyerah Lewat Pertarungan Tiga Gim
Sementara itu, tunggal putra muda Indonesia Alwi Farhan harus mengakui ketangguhan wakil tuan rumah Jepang, Kodai Naraoka, setelah melalui pertandingan sengit selama tiga gim.
Pada gim pembuka, Alwi sempat memberikan perlawanan ketat. Namun, Naraoka tampil lebih efektif pada poin-poin krusial dan mengamankan kemenangan 21-18.
Tak ingin menyerah begitu saja, Alwi bangkit pada gim kedua. Duel berlangsung sangat ketat dengan kedua pemain saling bergantian memimpin perolehan angka.
Ketegangan mencapai puncaknya saat skor imbang 20-20. Dalam situasi penuh tekanan tersebut, Alwi mampu tampil lebih tenang dan merebut dua poin beruntun untuk memenangkan gim kedua dengan skor 22-20.
Pertandingan pun berlanjut ke gim penentuan.
Kodai Naraoka langsung tancap gas dan membuka keunggulan 5-0. Meski tertinggal cukup jauh, Alwi menunjukkan semangat juang tinggi dengan mengejar ketertinggalan hingga berbalik unggul 11-10 saat interval.
Selepas jeda, duel kembali berlangsung sengit. Kedua pemain saling berbalas poin hingga kedudukan imbang 15-15.
Namun, pengalaman dan ketenangan Naraoka pada poin-poin akhir menjadi pembeda. Pebulu tangkis Jepang itu akhirnya mengamankan gim ketiga dengan skor 21-18 sekaligus memastikan tiket ke babak semifinal.
Meski gagal melangkah lebih jauh, penampilan Alwi Farhan tetap mendapat apresiasi. Pebulu tangkis muda Indonesia itu mampu memberikan perlawanan sengit kepada salah satu pemain unggulan tuan rumah dan menunjukkan perkembangan positif sepanjang turnamen.
Dengan tersingkirnya Ana/Trias dan Alwi Farhan, Indonesia masih berharap kepada wakil-wakil lain yang masih bertahan untuk menjaga peluang meraih gelar di Japan Open 2026.
(*)