GEBRAK.ID -- Aroma panas mulai terasa menjelang final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina. Adu komentar terjadi setelah bek Timnas Spanyol, Aymeric Laporte, melontarkan kritik terhadap gaya bermain Argentina yang dinilainya kerap lolos dari hukuman wasit.
Pernyataan Laporte langsung memancing reaksi keras dari mantan penyerang Timnas Argentina, Sergio Aguero, yang membalas dengan sindiran tajam.
Final Piala Dunia 2026 sendiri akan mempertemukan Spanyol melawan Argentina di New York New Jersey Stadium pada Senin (20/7/2026) dini hari WIB.
Dalam pernyataannya jelang laga puncak, Laporte berharap wasit memimpin pertandingan secara adil dan tidak memberikan perlakuan khusus kepada Argentina.
"Memang benar dalam pertandingan baru-baru ini kita telah melihat hal-hal yang benar-benar mengejutkan kita, tindakan yang dibiarkan begitu saja. Terutama dengan Argentina," kata Laporte.
Bek berusia 32 tahun itu menilai permainan Argentina kerap mengandalkan kontak fisik yang berlebihan.
"Mereka adalah tim yang suka meninggalkan bekas pada lawan mereka. Hal semacam itu seharusnya tidak diperbolehkan dalam sepak bola, terutama dalam kompetisi besar karena dapat membuat Anda gelisah dan marah," ujar Laporte.
Pernyataan Laporte muncul di tengah sorotan terhadap kepemimpinan wasit dalam pertandingan Argentina sepanjang Piala Dunia 2026.
Beberapa negara yang menjadi lawan Argentina, seperti Aljazair, Mesir, dan Swiss, sebelumnya juga sempat melontarkan kritik terkait keputusan-keputusan wasit yang dianggap menguntungkan tim asuhan Lionel Scaloni.
Tak butuh waktu lama, Sergio Aguero memberikan respons melalui kanal YouTube miliknya. Mantan striker Manchester City itu mengingatkan Laporte bahwa keduanya pernah bermain bersama di klub Inggris tersebut.
"Apa yang kau lakukan, Aymeric? Lihat, kita pernah bermain bersama di Manchester City. Kau belum lama ini mengatakan 'dalam beberapa pertandingan terakhir kita telah melihat hal-hal yang sangat mengejutkan kita'," ujar Aguero.
Legenda Argentina itu kemudian melontarkan sindiran yang lebih tajam. "Apa yang mengejutkanmu? Jangan sok jago-lah karena ketika kita bertemu, kau selalu mundur," kata Aguero.
Perang komentar tersebut semakin menambah tensi menjelang duel perebutan gelar juara dunia. Spanyol datang dengan ambisi meraih trofi Piala Dunia kedua setelah sukses pada edisi 2010, sementara Argentina bertekad mempertahankan status sebagai juara bertahan.
Laga final diperkirakan berlangsung sengit, tidak hanya karena kualitas kedua tim di atas lapangan, tetapi juga karena perang psikologis yang sudah dimulai sebelum peluit kick-off dibunyikan.
(Berbagai Sumber)
