Konate Tebar Ancaman untuk Inggris, Prancis Siap Mati-matian demi Bawa Pulang Medali Perunggu Piala Dunia

Timnas Prancis memastikan tidak akan menganggap remeh laga perebutan peringkat ketiga Piala Dunia 2026. Bek Les Bleus, Ibrahima Konate, menegaskan seluruh pemain siap memberikan kemampuan terbaik demi membawa pulang medali perunggu. (Foto: FFF)
Editor: Damar Pratama

GEBRAK.ID -- Timnas Prancis memastikan tidak akan menganggap remeh laga perebutan peringkat ketiga Piala Dunia 2026. Bek Les Bleus, Ibrahima Konate, menegaskan seluruh pemain siap memberikan kemampuan terbaik demi membawa pulang medali perunggu.

Prancis dijadwalkan menghadapi Inggris dalam laga perebutan tempat ketiga di Stadion Miami, Amerika Serikat, Minggu (19/7/2026) pukul 04.00 WIB. Meski gagal mencapai final, Konate menilai pertandingan tersebut tetap memiliki arti penting bagi timnya.

"Kami punya tanggung jawab untuk menghormati pertandingan ini, menghormati tim Inggris, dan juga seluruh pendukung Prancis yang akan mendukung kami pada laga terakhir ini. Kami akan memberikan segalanya untuk pulang dengan membawa medali, meskipun itu hanya medali perunggu," kata Konate, dikutip dari laman resmi FIFA, Sabtu (18/7/2026).

Bek berusia 27 tahun itu mengaku kecewa karena Prancis gagal melaju ke final Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun. Sebelumnya, Les Bleus sukses menjadi juara pada edisi 2018 dan finis sebagai runner-up pada Piala Dunia 2022.

Langkah Prancis ke partai puncak musim ini terhenti setelah kalah 0-2 dari Spanyol di babak semifinal. Sementara Spanyol kini bersiap menghadapi Argentina pada laga final.

Meski demikian, Konate menegaskan duel melawan Inggris tetap sarat gengsi karena mempertemukan dua kekuatan besar sepak bola Eropa.

"Ya, itu adalah pertandingan yang sebenarnya tidak ingin kami jalani. Namun, pertandingan itu Prancis melawan Inggris. Ada sejarah panjang di antara kedua negara ini," ujarnya.

Hal senada juga disampaikan pelatih Didier Deschamps. Pelatih yang akan mengakhiri masa baktinya bersama Timnas Prancis usai Piala Dunia 2026 itu mengakui laga perebutan peringkat ketiga bukan target yang diharapkan timnya.

Namun, Deschamps memastikan Kylian Mbappe dan kolega tetap akan tampil maksimal demi menutup turnamen dengan kemenangan.

"Ini bukan pertandingan persahabatan dan memang bukan laga yang kami harapkan untuk dimainkan, tetapi pertandingan ini tetap ada. Masih ada perebutan tempat ketiga yang harus diperjuangkan," ujar Deschamps.

Secara sejarah, ini menjadi kali keempat Prancis tampil dalam laga perebutan peringkat ketiga Piala Dunia. Les Bleus pernah meraih medali perunggu pada edisi 1958 dan 1986, sementara pada 1982 mereka harus puas finis di posisi keempat setelah kalah dari Polandia.

Kini, Prancis bertekad kembali naik podium dengan mengalahkan Inggris dan membawa pulang medali perunggu sebagai penutup perjalanan mereka di Piala Dunia 2026.

(Sumber: FIFA)