Lulusan LKP Kian Dilirik Dunia, Kemendikdasmen Siapkan SDM Berdaya Saing Internasional

Webinar Serial LKP Mendunia Seri 2 bertajuk Meniti Karier Global: Strategi Sukses Alumni LKP Menembus Dunia Kerja Internasional yang digelar di Jakarta, Selasa (30/6/2026). (Foto: Humas Kemendikdasmen)
Editor: Devona R

GEBRAK.ID, JAKARTA -- Persaingan tenaga kerja di tingkat global terus membuka peluang baru bagi sumber daya manusia Indonesia. Menyikapi kondisi tersebut, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memperkuat peran Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) agar mampu melahirkan lulusan yang siap bekerja di berbagai negara melalui peningkatan kompetensi, sertifikasi, hingga perluasan jejaring internasional.

Komitmen tersebut menjadi fokus dalam Webinar Serial LKP Mendunia Seri 2 bertajuk Meniti Karier Global: Strategi Sukses Alumni LKP Menembus Dunia Kerja Internasional yang digelar di Jakarta, Selasa (30/6/2026). Kegiatan ini mempertemukan unsur pemerintah, pelaku industri internasional, pengelola LKP, dan alumni yang telah sukses berkarier di luar negeri.

Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Kemendikdasmen, Tatang Muttaqin, mengatakan pendidikan kursus dan pelatihan memiliki keunggulan karena mampu merespons kebutuhan industri secara cepat melalui kurikulum yang fleksibel dan berbasis kompetensi.

"Pendidikan kursus dan pelatihan memiliki peran yang sangat strategis dalam menyiapkan tenaga kerja yang siap memasuki dunia kerja maupun meningkatkan kompetensi angkatan kerja yang telah ada. Saat ini peluang kerja tidak lagi terbatas pada pasar kerja di dalam negeri, tetapi juga terbuka luas di berbagai negara yang membutuhkan tenaga kerja kompeten," ujar Tatang saat membuka webinar, Selasa (30/6/2026).

Menurutnya, meningkatnya permintaan tenaga kerja di berbagai negara harus dimanfaatkan oleh lulusan LKP. Namun, peluang tersebut juga dibarengi dengan persaingan yang semakin ketat sehingga peningkatan kualitas pendidikan menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditawar.

Tatang menjelaskan, penguatan LKP dilakukan melalui penyelarasan kurikulum dengan kebutuhan industri, peningkatan porsi praktik peserta didik, pengembangan kompetensi instruktur, hingga memperluas kemitraan dengan dunia usaha, dunia industri, dan mitra internasional.

"Dengan demikian, lulusan yang dihasilkan tidak hanya memenuhi standar kompetensi nasional, tetapi juga mampu memenuhi ekspektasi dunia kerja internasional," kata Tatang.

Tatang menambahkan, profesi seperti Spa Therapist dan Caregiver saat ini menjadi bidang keterampilan yang memiliki permintaan tinggi di pasar kerja global. Selain kemampuan teknis, tenaga kerja pada sektor tersebut dituntut memiliki etos kerja yang baik, integritas, kemampuan komunikasi, serta kepedulian terhadap penerima layanan.

Sementara itu, Direktur Kursus dan Pelatihan Kemendikdasmen, Yaya Sutarya, menegaskan pihaknya terus mendorong transformasi LKP melalui pengembangan kurikulum berbasis industri, penguatan sertifikasi kompetensi, peningkatan kualitas pendidik, serta perluasan kerja sama dengan dunia usaha dan mitra internasional.

"Melalui forum ini kami berharap dapat membangun ekosistem pembelajaran bersama mengenai peluang kerja internasional, kebutuhan kompetensi industri global, tantangan penempatan kerja, serta strategi peningkatan kualitas lulusan pendidikan kursus," ujar Yaya.

Menurut Yaya, forum tersebut juga menjadi wadah memperkuat kolaborasi antara pemerintah, pengelola LKP, industri, dan alumni sehingga pengembangan kebekerjaan lulusan dapat berlangsung secara lebih sistematis dan berkelanjutan.

Dalam webinar tersebut, pelaku industri dari Korea Selatan, Kang Bongju, dan Hendri Tjang dari Malaysia turut membagikan pandangan mengenai kompetensi serta karakter yang dibutuhkan perusahaan di tingkat internasional. 

Sementara itu, Rianti Eka, alumni LKP Palem Training Center yang kini bekerja sebagai Spa Therapist di Malaysia, serta Azra Humaira, alumni LKP Citra yang berkarier sebagai Caregiver di Jepang, berbagi pengalaman mengenai proses adaptasi, tantangan bekerja di luar negeri, hingga pentingnya profesionalisme, kemampuan bahasa, komunikasi, dan ketahanan mental.

Melalui program Webinar Serial LKP Mendunia, Kemendikdasmen berharap semakin banyak lulusan LKP Indonesia mampu menembus pasar kerja internasional dan menjadi representasi tenaga kerja Indonesia yang kompeten, profesional, serta mampu bersaing di tingkat global.

(Sumber: Kemendikdasmen)