Pendaftaran S3 Perbankan Syariah UIN Jakarta Dibuka, Kini Jadi Tujuan Beasiswa LPDP 2026

Gedung Kampus UIN Jakarta di Tangerang Selatan, Banten. (Foto: UIN Jakarta)
Editor: Devona R

GEBRAK.ID, JAKARTA – Kabar baik bagi dosen, peneliti, aparatur sipil negara (ASN), praktisi industri keuangan syariah, regulator, hingga profesional yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang doktor. Program Studi Doktor (S3) Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta resmi membuka pendaftaran mahasiswa baru untuk Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027.

Pendaftaran dibuka mulai 2 Juli hingga 29 Juli 2026. Menariknya, pada tahun ini Program Studi S3 Perbankan Syariah FEB UIN Jakarta juga telah ditetapkan sebagai salah satu program studi tujuan Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Gelombang 2 Tahun 2026.

Status tersebut membuka kesempatan yang lebih luas bagi calon mahasiswa untuk menempuh pendidikan doktoral dengan dukungan pendanaan dari pemerintah.

Ketua Program Studi Doktor Perbankan Syariah FEB UIN Jakarta, Prof. Dr. Nur Hidayah, mengatakan masuknya program studi tersebut ke dalam daftar tujuan LPDP menjadi bukti meningkatnya kualitas akademik yang dimiliki.

"Ini merupakan amanah sekaligus peluang besar untuk melahirkan lebih banyak akademisi, peneliti, regulator, dan pemimpin industri keuangan syariah yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi nasional maupun global," ujar Nur Hidayah dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (7/7/2026).

Tak hanya itu, Program Studi Doktor Perbankan Syariah FEB UIN Jakarta juga baru saja meraih akreditasi Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi Manajemen Bisnis dan Akuntansi (LAMEMBA). Capaian tersebut semakin memperkuat posisi program studi sebagai salah satu pilihan pendidikan doktoral di bidang ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Ibnu Qizam, menyambut positif penetapan program studi tersebut sebagai tujuan Beasiswa LPDP.

Menurutnya, kebijakan itu menjadi momentum penting untuk memperluas akses pendidikan doktoral berkualitas bagi masyarakat.

"Masuknya Program Studi Doktor Perbankan Syariah sebagai tujuan Beasiswa LPDP menjadi momentum penting untuk memperluas akses pendidikan doktoral yang berkualitas," kata Ibnu Qizam.

Ia menjelaskan, kurikulum yang ditawarkan berorientasi pada riset dan pengembangan kebijakan di bidang ekonomi Islam. Materi pembelajaran mencakup perbankan syariah, keuangan sosial Islam, fintech syariah, tata kelola, keberlanjutan (sustainability), transformasi digital, hingga inovasi sistem keuangan syariah.

Selain didukung tenaga pengajar yang terdiri atas profesor dan dosen dengan rekam jejak publikasi internasional, mahasiswa juga memperoleh kesempatan mengikuti berbagai kolaborasi riset bersama perguruan tinggi, regulator, industri, serta lembaga nasional maupun internasional.

"Kami berharap semakin banyak talenta terbaik bangsa memilih FEB UIN Jakarta sebagai tempat mengembangkan kapasitas akademik dan kepemimpinan di bidang ekonomi dan keuangan syariah," ujar Ibnu Qizam.

Sebagai informasi, LPDP merupakan program beasiswa yang dikelola pemerintah melalui Kementerian Keuangan untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia Indonesia. Setiap tahunnya, ribuan penerima beasiswa memperoleh kesempatan melanjutkan studi di perguruan tinggi dalam maupun luar negeri melalui seleksi yang kompetitif.

Bagi calon mahasiswa yang berminat, informasi mengenai persyaratan dan proses pendaftaran Program Studi Doktor Perbankan Syariah dapat diakses melalui laman resmi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Sementara informasi mengenai Beasiswa LPDP Gelombang 2 Tahun 2026 tersedia melalui situs resmi LPDP.

Calon pendaftar juga diimbau mempelajari secara saksama seluruh persyaratan administrasi, tahapan seleksi, jadwal, serta ketentuan yang tercantum dalam Buku Panduan LPDP sebelum mengajukan pendaftaran.

(Sumber: UIN Jakarta)