GEBRAK.ID – Tunggal putri Indonesia Putri Kusuma Wardani (KW) memastikan langkah ke babak kedua Japan Open 2026 setelah meraih kemenangan meyakinkan atas wakil Amerika Serikat (AS), Zhang Beiwen. Kini, Putri mengusung misi balas dendam saat menghadapi pebulu tangkis Taiwan, Huang Yu-Hsun.
Bermain di Tokyo, Jepang, Rabu (15/7/2026), unggulan keenam tersebut tampil dominan dengan menaklukkan Zhang dalam dua gim langsung 21-6, 21-15.
Hasil itu mengantarkan Putri menghadapi Huang Yu-Hsun pada babak 16 besar. Duel tersebut menjadi kesempatan bagi Putri untuk membalas kekalahan yang dideritanya pada Indonesia Masters 2026.
Saat itu, Putri harus mengakui keunggulan Huang lewat pertarungan tiga gim dengan skor 17-21, 21-19, 17-21.
"Besok bertemu Huang Yu-Hsun dari Taiwan. Terakhir saya kalah di Indonesia Masters tahun ini. Jadi pastinya besok ingin bermain lebih baik daripada hari ini," ujar Putri dalam keterangan resmi PBSI.
Tak Ingin Terbebani Rekor Pertemuan
Meski memiliki motivasi untuk membalas kekalahan, Putri menegaskan tidak ingin terlalu memikirkan hasil pertemuan sebelumnya. Ia memilih fokus pada permainan sendiri agar bisa tampil maksimal.
Menurutnya, pendekatan tanpa beban justru menjadi modal penting untuk menghadapi pertandingan berikutnya.
"Saya ingin bermain dengan nothing to lose, tidak memikirkan sebelumnya pernah menang atau kalah. Fokus saja dengan permainan sendiri dan yakin bisa meraih kemenangan," katanya.
Menang Mudah Berkat Strategi Tepat
Saat menghadapi Zhang Beiwen, Putri langsung mengendalikan permainan sejak awal pertandingan. Ia mengaku sempat terkejut melihat performa lawannya yang dinilai tidak seagresif biasanya.
Kondisi tersebut dimanfaatkan dengan mengarahkan shuttlecock ke area yang sulit dijangkau sehingga lawan kesulitan mengembangkan permainan.
"Alhamdulillah semuanya berjalan lancar dan tidak ada cedera. Saya cukup kaget melihat permainan Zhang. Biasanya dia sangat ulet, tetapi hari ini pergerakannya terlihat lebih berat, jadi saya mencoba terus mengarahkan bola ke titik yang membuatnya tidak nyaman," jelas Putri.
Fokus Selangkah Demi Selangkah
Putri juga menanggapi mundurnya tunggal putri nomor satu dunia asal Korea Selatan, An Se Young, dari Japan Open 2026. Menurutnya, absennya pemain terbaik dunia itu tidak banyak mengubah tingkat persaingan karena masih banyak pemain elite yang bertahan di turnamen.
Selain itu, Putri dan An Se Young juga berada di bagan yang berbeda sehingga ia memilih tetap fokus menjalani setiap pertandingan.
"Dengan mundurnya An Se Young, menurut saya persaingan tetap sama karena masih banyak pemain top. Saya ingin fokus saja ke pertandingan saya, satu langkah demi satu langkah. Semoga kali ini bisa naik podium di Japan Open," tutur Putri.
Kemenangan atas Huang Yu-Hsun akan membuka peluang bagi Putri Kusuma Wardani untuk melangkah ke perempat final sekaligus menjaga asa mempersembahkan prestasi bagi Indonesia di ajang BWF World Tour Super 750 tersebut.
(Sumber: PSSI)
