Setahun Berduet, Fajar/Fikri Kembali ke Japan Open Sebagai Ranking 2 Dunia, Siap Bidik Prestasi Lebih Tinggi

Japan Open 2026 menjadi turnamen yang memiliki makna tersendiri bagi pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri (kanan). Tepat setahun lalu, keduanya untuk pertama kalinya dipasangkan di turnamen yang sama. Kini, mereka kembali ke Tokyo dengan status pasangan nomor dua dunia. (Foto: PBSI)
Editor: A. Rayyan K

GEBRAK.ID, JAKARTA – Japan Open 2026 menjadi turnamen yang memiliki makna tersendiri bagi pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri. Tepat setahun lalu, keduanya untuk pertama kalinya dipasangkan di turnamen yang sama. Kini, mereka kembali ke Tokyo dengan status yang jauh berbeda, yakni sebagai pasangan nomor dua dunia.

Perjalanan selama satu tahun tersebut disambut penuh rasa syukur oleh Fajar. Ia berharap pencapaian mereka pada edisi tahun ini bisa melampaui hasil yang diraih musim lalu.

"Setelah satu tahun berpartner dengan Fikri, tahun lalu kami datang ke sini masih sebatas mencoba. Sekarang, tepat satu tahun kemudian kami kembali ke arena yang sama. Semoga hasilnya bisa lebih baik dari tahun lalu. Kami selalu ingin memberikan yang maksimal dan mohon doa dari masyarakat Indonesia," ujar Fajar dalam keterangan resmi PBSI.

Senada dengan Fajar, Muhammad Shohibul Fikri juga mengungkapkan rasa terima kasih atas perjalanan yang telah mereka lalui bersama selama setahun terakhir.

"Buat Aa Fajar, terima kasih untuk perjalanan satu tahun ini. Semoga hasilnya ke depan bisa lebih baik lagi dan memuaskan. Amin," kata Fikri.

Tak hanya menjadi ajang mengenang awal kebersamaan mereka, Japan Open 2026 juga menjadi panggung penting bagi Fajar/Fikri untuk membuktikan konsistensi sebagai salah satu pasangan terbaik dunia.

Kepercayaan diri mereka semakin meningkat setelah mengawali turnamen dengan kemenangan meyakinkan atas pasangan Prancis, Christo Popov/Toma Junior Popov, di babak pertama.

Pasangan juara China Open 2025 itu menang dua gim langsung dengan skor 21-19 dan 21-13 untuk memastikan langkah ke babak 16 besar.

Meski meraih kemenangan, Fajar mengakui dirinya sempat tampil kurang percaya diri pada awal pertandingan sehingga melakukan sejumlah kesalahan sendiri.

"Alhamdulillah, bersyukur diberi kelancaran permainan dan kemenangan," ujar Fajar. "Di awal gim pertama saya bermain kurang yakin dan membuat enam sampai tujuh kesalahan sendiri. Setelah interval kami terus berkomunikasi, tidak mau kalah, menunjukkan semangat juang, lalu bisa mengambil alih permainan hingga menang."

Pada babak 16 besar, Fajar/Fikri dijadwalkan menghadapi pasangan Taiwan, Lee Fang-Chih/Lee Fang-Jen. Secara statistik, wakil Indonesia memiliki catatan positif dengan selalu menang dalam tiga pertemuan sebelumnya.

Meski demikian, Fikri menegaskan dirinya dan Fajar belum sepenuhnya puas dengan performa yang ditunjukkan pada laga perdana.

"Berkaca dari pertandingan tadi, kami masih belum puas dengan penampilan sendiri. Semoga di pertandingan berikutnya kami bisa bermain lebih baik lagi dengan belajar dari kesalahan hari ini," ujar Fikri.

Dengan modal sebagai pasangan peringkat kedua dunia dan rekor positif atas calon lawannya, Fajar/Fikri berpeluang melangkah lebih jauh di Japan Open 2026. Konsistensi permainan dan komunikasi di lapangan akan menjadi kunci untuk menjaga asa meraih gelar di turnamen level Super 750 tersebut.

(Sumber: PBSI)