Editor: Devona R
Kepala Disdik Kota Depok, Wahid Suryono. (Foto: Diskominfo Depok)
GEBRAK.ID, DEPOK – Seluruh tahapan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Kota Depok Tahun Ajaran 2026/2027 resmi berakhir. Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Pendidikan (Disdik) memastikan proses penerimaan peserta didik baru berjalan tertib, lancar, serta sesuai dengan mekanisme yang telah ditetapkan.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Wahid Suryono, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan pelaksanaan SPMB 2026. Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan tahun ini merupakan hasil kerja sama berbagai unsur, mulai dari pemerintah, sekolah hingga masyarakat.
"Atas nama Pemerintah Kota Depok, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam mendukung kelancaran SPMB Tahun 2026," ujar Wahid Suryono, dikutip dari berita.depok.go.id, Jumat (10/7/2026).
Ucapan terima kasih tersebut ditujukan kepada panitia SPMB tingkat kota, panitia sekolah, kepala sekolah, operator, guru, tenaga kependidikan, pengawas, Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Jawa Barat, perangkat daerah, kecamatan, kelurahan, orang tua siswa, hingga berbagai unsur pendukung lainnya.
Wahid Suryono menegaskan, pelaksanaan SPMB tahun ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Depok untuk memberikan akses pendidikan yang lebih luas sekaligus menjaga proses penerimaan murid baru berlangsung objektif, transparan, adil, dan akuntabel.
Meski seluruh tahapan telah selesai, Dinas Pendidikan Kota Depok tetap mencermati berbagai masukan yang berkembang selama pelaksanaan SPMB. Berbagai pertanyaan, kritik, hingga saran dari masyarakat melalui media massa maupun media sosial akan dijadikan bahan evaluasi untuk penyempurnaan sistem di masa mendatang.
"Pemkot Depok memandang perhatian masyarakat tersebut sebagai bagian dari kontrol publik terhadap penyelenggaraan layanan pendidikan. Seluruh catatan, masukan, dan dinamika yang muncul selama pelaksanaan SPMB akan menjadi bahan evaluasi berkelanjutan," kata Wahid Suryono.
Menurutnya, evaluasi akan difokuskan pada sejumlah aspek penting, di antaranya peningkatan keterbukaan informasi kepada masyarakat, penguatan sistem digital, penyempurnaan layanan pengaduan, serta perluasan sosialisasi agar proses penerimaan peserta didik baru semakin mudah dipahami masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Wahid Suryono juga menyampaikan apresiasi kepada Ombudsman RI Perwakilan Jakarta Raya, Inspektorat Daerah Kota Depok, serta Monitoring Controlling Surveillance for Prevention (MCSP) Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi (Korsupgah KPK).
Menurutnya, pendampingan dan pengawasan dari berbagai lembaga tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan penyelenggaraan SPMB berjalan sesuai prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.
"Dukungan dari berbagai lembaga tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga agar proses penerimaan murid baru berlangsung transparan, akuntabel, dan sejalan dengan prinsip tata kelola layanan publik yang baik," jelas Wahid Suryono.
Meski proses penerimaan murid baru telah rampung, Pemerintah Kota Depok memastikan upaya peningkatan kualitas layanan pendidikan tidak berhenti. Evaluasi akan terus dilakukan sebagai bagian dari komitmen menghadirkan sistem pendidikan yang semakin inklusif, merata, dan berpihak kepada peserta didik.
"SPMB telah tuntas dilaksanakan, sementara evaluasi dan perbaikan layanan akan terus berjalan. Pendidikan Kota Depok akan terus bergerak menuju tata kelola yang semakin baik, responsif, dan berpihak pada peserta didik," pungkas Wahid Suryono.
(Sumber: Disdik Depok)