Editor: Damar Pratama
Xabi Alonso akhirnya mengungkap alasan di balik keputusannya menerima
tawaran Chelsea dibanding kembali ke Liverpool sebagai pelatih. (Foto: Chelsea/AI)
GEBRAK.ID, LONDON – Xabi Alonso akhirnya mengungkap alasan di balik keputusannya menerima tawaran Chelsea dibanding kembali ke Liverpool sebagai pelatih. Mantan gelandang Timnas Spanyol itu menegaskan pilihannya bukan karena mengesampingkan The Reds, melainkan soal waktu yang dinilai paling tepat.
Pada hari pertamanya sebagai pelatih Chelsea di Stamford Bridge, Alonso menjelaskan bahwa tawaran dari The Blues datang lebih dulu sehingga ia tidak ragu mengambil kesempatan tersebut.
"Ini masalah momentum," kata Alonso seperti dikutip BBC Sport, Rabu (15/7/2026).
Alonso resmi ditunjuk sebagai manajer Chelsea pada Mei 2026 dan telah memimpin sesi latihan perdana bersama skuad barunya. Keputusannya bergabung dengan klub asal London Barat itu langsung menjadi sorotan karena hanya berselang dua pekan kemudian Liverpool memutuskan mengakhiri kerja sama dengan pelatih Arne Slot.
Situasi tersebut memunculkan spekulasi bahwa Alonso berpeluang kembali ke Anfield, klub yang pernah dibelanya sebagai pemain selama lima musim pada 2004 hingga 2009. Namun, kesempatan itu tak pernah terwujud lantaran ia lebih dahulu mengikat komitmen bersama Chelsea.
Nama Alonso sebenarnya sudah beberapa kali dikaitkan dengan kursi pelatih Liverpool. Saat Juergen Klopp mengakhiri masa baktinya pada 2024, pelatih asal Spanyol itu menjadi salah satu kandidat terkuat. Isu serupa kembali mencuat ketika tekanan terhadap Arne Slot semakin besar pada musim ini.
Meski memiliki ikatan emosional dengan Liverpool, Alonso mengaku kini sepenuhnya fokus membangun Chelsea menjadi tim yang mampu bersaing di level tertinggi.
Alonso menilai Chelsea merupakan salah satu klub terbesar di dunia dengan fondasi skuad yang sangat menjanjikan. Karena itu, ia optimistis dapat membawa The Blues kembali meraih prestasi.
Menurut Alonso, salah satu hal yang membuatnya tertarik adalah struktur kerja di Chelsea yang memungkinkan seluruh elemen klub terlibat dalam proses pengambilan keputusan.
"Apa yang saya sukai adalah kami bekerja sama dan kami semua menjadi bagian dari keputusan yang diambil. Kami semua merasa bertanggung jawab untuk itu," ujar Alonso.
Alonso menambahkan pembangunan tim harus dilakukan secara cermat agar Chelsea memiliki fondasi yang kuat dalam jangka panjang. "Kami perlu memperkuat tim dengan cara yang benar dan mengambil keputusan yang baik untuk itu," katanya.
Selama menangani Bayer Leverkusen, Alonso dikenal sukses mengembangkan banyak pemain muda hingga menjadi bintang Eropa. Dua di antaranya adalah Florian Wirtz dan Jeremie Frimpong yang kini menjadi bagian penting skuad Liverpool setelah berkembang pesat di bawah arahannya di Jerman.
Kini, tantangan baru menanti Alonso di Stamford Bridge. Ekspektasi besar pun mengiringi langkahnya untuk mengembalikan Chelsea sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola Inggris dan Eropa.
(Sumber: BBC)