Veda Ega Pratama Terlempar ke Q1, Honda Team Asia Bongkar Penyebabnya

veda-ega-pratama-trek-lurus-honda team asia

Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, menorehkan pencapaian penting dalam ajang Moto3 2026. Finis keenam pada Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Sirkuit Mandalika, Minggu (11/10/2026), mengantarkannya melampaui rekor poin debutan Honda Team Asia yang sebelumnya dipegang pembalap Jepang, Ai Ogura. (Foto: Honda Team Asia)

GEBRAK.ID — Veda Ega Pratama harus memulai perjuangannya dari Kualifikasi 1 (Q1) Moto3 Austria 2026 setelah performanya pada sesi Practice di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, Jumat (18/9/2026), tidak mampu mempertahankan posisi delapan besar yang diraih pada FP1.

Pembalap Honda Team Asia asal Indonesia itu sebenarnya berhasil memperbaiki catatan waktunya. Veda mencatat 1 menit 40,773 detik pada Practice, lebih cepat dibandingkan torehan 1 menit 41,779 detik ketika menempati posisi kedelapan pada FP1.

Namun, peningkatan tersebut belum cukup untuk membawanya masuk langsung ke Q2. Veda akhirnya berada di posisi ke-18, sementara David Almansa menjadi pembalap tercepat dengan waktu 1 menit 39,668 detik.

Persaingan di Red Bull Ring berlangsung sangat ketat. Veda hanya terpaut sekitar 0,242 detik dari posisi ke-14 yang menjadi batas untuk lolos langsung ke Q2.

Situasi tersebut membuat Honda Team Asia langsung mencari penyebab mengapa performa Veda tidak berkembang sebaik sesi pagi. Manajer tim, Hiroshi Aoyama, mengatakan karakter performa Veda berbeda dengan rekan setimnya, Zen Mitani, yang justru mampu memangkas waktu secara signifikan.

“Pada sore hari, Zen lebih nyaman dan percaya diri. Dia membuat perbaikan besar dan bisa memperbaiki catatan waktu hampir tiga detik dibanding sesi pagi, itu adalah langkah besar. Veda mengalami situasi berbeda. Dia merasa lebih baik pada pagi hari, tetapi pada sore hari dia kesulitan untuk memperbaiki catatan waktunya,” ujar Aoyama dalam rilis resmi Honda Team Asia, Sabtu (19/9/2026).

Aoyama menilai perbedaan tersebut perlu dianalisis lebih mendalam melalui data yang dikumpulkan tim. Menurutnya, kedua pembalap Honda Team Asia sebenarnya berada dalam jarak yang sangat dekat dengan zona Q2.

“Kami harus mencari tahu mengapa dua pembalap kami mengalami situasi yang berbeda dan mengecek data secara hati-hati. Kedua pembalap gagal masuk ke Q2 secara langsung dengan perbedaan 0,2 detik, jadi memang sangat dekat jaraknya,” kata Aoyama.

Honda Team Asia masih memiliki kesempatan untuk melakukan penyesuaian sebelum sesi kualifikasi. Tim akan memanfaatkan FP2 pada Sabtu (19/9/2026) untuk mencari bagian yang masih bisa diperbaiki dari performa Veda dan Zen.

“Kami masih punya kesempatan besok, jadi kami bisa mencoba banyak hal pada pagi hari dan melihat kesempatan berkembang. Hal penting saat ini adalah memahami di mana mereka bisa memangkas waktu dan membuat kedua pembalap masuk ke Q2,” tegas Aoyama.

Veda kini harus melewati Q1 untuk mendapatkan tiket menuju Q2. Sesi tersebut menjadi kesempatan penting bagi pembalap rookie Indonesia itu untuk memperbaiki posisi sebelum balapan utama Moto3 Austria yang berlangsung Minggu (20/9/2026).

(A. Rayyan K/Berbagai Sumber)

Dukung GEBRAK.ID

Jika berita kami bermanfaat, dukung keberlanjutan jurnalisme independen melalui donasi sukarela.

Dukung lewat Saweria
Ikuti Berita GEBRAK.ID Informasi terbaru langsung di WhatsApp

Mau tahu berita penting tanpa harus mencari-cari?

Kami kirim berita pilihan GEBRAK.ID langsung melalui WhatsApp.

Follow Channel GEBRAK.ID