Dari Garut untuk Indonesia, Mendikdasmen Ajak Murid Bangun Sekolah Aman Lewat Gerakan Rukun Sama Teman

Bersama ratusan murid SMPN 1 Tarogong Kaler, Garut, Jawa Barat, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mendeklarasikan Gerakan Rukun Sama Teman, Kamis (8/1/2025). (Foto: BKHM Setjen Kemendikdasmen)
 

GARUT -- Upaya membangun sekolah yang aman, nyaman, dan bebas perundungan terus digencarkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI. Kali ini, semangat itu digaungkan langsung dari Kabupaten Garut, Jawa Barat. Bersama ratusan murid SMPN 1 Tarogong Kaler, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mendeklarasikan Gerakan Rukun Sama Teman, Kamis (8/1/2026).

Deklarasi ini menjadi bagian dari gerakan nasional yang menempatkan murid bukan sekadar objek, melainkan subjek utama dalam menciptakan budaya sekolah yang sehat dan inklusif. Di hadapan para pelajar, Menteri Mu’ti menegaskan bahwa pendidikan nasional tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga membentuk karakter generasi bangsa.

“Pendidikan bertujuan melahirkan generasi unggul, sumber daya manusia hebat, dan anak muda yang kuat. Jadilah generasi yang serba tahu, serba bisa, tetapi tetap rendah hati dan berakhlak mulia untuk membangun Garut dan Indonesia,” ujar Menteri Mu’ti.

Menurut Menteri Mu'ti, karakter tersebut tidak lahir secara instan. Ia menekankan pentingnya pembiasaan positif sejak dini melalui penerapan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, baik di rumah, sekolah, maupun lingkungan masyarakat.

“Dengan kebiasaan yang baik, anak-anak Indonesia akan memiliki mental sehat dan raga yang kuat. Jadikan ilmu sebagai bekal utama, karena dengan ilmu hidup jadi mudah, dengan seni hidup jadi indah, dan dengan akhlak hidup jadi mulia,” jelas Menteri Mu'ti.

Dukungan terhadap gerakan ini juga datang dari Pemerintah Kabupaten Garut. Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kemendikdasmen yang membawa pesan penting tentang pendidikan ramah anak dan bebas kekerasan.

Putri mengingatkan para murid bahwa mereka adalah bagian dari generasi Indonesia Emas 2045. Karena itu, kebiasaan baik dan sikap saling menghormati harus dibangun sejak sekarang. “Bercanda dengan teman boleh, tapi tidak dengan menyakiti. Rukun sama teman adalah kunci agar sekolah menjadi tempat yang aman dan menyenangkan,” kata dia.

Senada dengan itu, Kepala Pusat Penguatan Karakter (Puspeka) Kemendikdasmen, Rusprita Putri Utami, mengajak seluruh warga sekolah menjadikan sekolah sebagai rumah kedua. Menurutnya, budaya rukun dan saling menghormati hanya bisa terwujud jika dibangun secara kolaboratif oleh kepala sekolah, guru, murid, hingga tenaga kependidikan.

“Gerakan Rukun Sama Teman sejalan dengan empat pesan Presiden Prabowo Subianto: belajar dengan baik, cintai ayah ibu, hormati guru, dan rukun dengan teman. Kita harus saling menjaga agar bisa tumbuh bersama menjadi generasi Indonesia Hebat,” ujar Rusprita.

Suasana deklarasi berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Seluruh peserta bersama-sama mengucapkan ikrar Gerakan Rukun Sama Teman. Bagi para murid, kegiatan ini meninggalkan kesan mendalam.

Wakil Ketua OSIS SMPN 1 Tarogong Kaler, Rifki Aidil Adha, menilai kegiatan ini tidak hanya seru, tetapi juga memberi motivasi nyata. “Pesan dari Pak Menteri sangat menginspirasi. Gerakan Rukun Sama Teman membuat sekolah terasa lebih nyaman untuk belajar,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Regina Calsabila. Ia mengaku bangga bisa terlibat langsung dalam kegiatan tersebut. “Pesannya sederhana tapi penting, agar kami rukun dengan teman dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman,” katanya.

Rangkaian acara ditutup dengan penandatanganan prasasti peresmian 31 SMP di Kabupaten Garut hasil Program Revitalisasi Satuan Pendidikan 2025. Menteri Mu’ti berharap revitalisasi ini semakin memperkuat terciptanya sekolah yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuhnya budaya rukun di kalangan murid. Acara pun diakhiri dengan menyanyikan lagu Hari Baru sebagai penanda dimulainya semester genap tahun ajaran 2025/2026 dengan semangat baru.

(***)

Posting Komentar untuk "Dari Garut untuk Indonesia, Mendikdasmen Ajak Murid Bangun Sekolah Aman Lewat Gerakan Rukun Sama Teman"