| Terletak di Kota Fez, Maroko, Universitas Al Qarawiyyin didirikan pada abad ke-9 oleh seorang perempuan inspiratif bernama Fatima Al Fihri. (Foto: Wikipedia) |
JAKARTA---Terletak di Kota Fez, Maroko, Universitas Al Qarawiyyin didirikan pada abad ke-9 oleh seorang perempuan inspiratif bernama Fatima Al Fihri. Fatima Al Fihri adalah seorang perempuan berpendidikan dari keluarga kaya dan berpengaruh di negara yang terletak di Afrika Utara tersebut.
Dengan menggunakan warisan dari ayahnya, pada mulanya Fatima membangun sebuah masjid yang juga menjadi tempat belajar yang di kemudian hari berkembang menjadi sebuah lembaga pendidikan tinggi tersohor. Lembaga itu dikenal sebagai Universitas Al Qarawiyyin.
Didirikan pada tahun 859 Masehi, menjadikan Universitas Al-Qarawiyyin sebagai lembaga pendidikan tinggi tertua di dunia yang masih beroperasi terus menerus hingga sekarang, menurut UNESCO dan Guinness Book World of Record.
Sebagai perguruan tinggi yang berdiri di tengah Kota Fez yang sejak abad ke-8 sudah dikenal sebagai pusat intelektual dan kebudayaan Islam di Afrika Utara, Al Qarawiyyin pada mulanya fokus pada pendidikan Islam yang meliputi Al-Quran, hadist, fiqh (hukum Islam), teologi, dan tata bahasa Arab.
Namun, seiring waktu, kurikulum universitas berkembang sehingga mencakup disiplin ilmu lain seperti matematika, astronomi, filsafat, kedokteran, dan bidang pengetahuan lainnya.
Baru pada 1963, Al-Qarawiyyin dintegrasikan ke dalam sistem pendidikan tinggi modern Maroko dan dikenal sebagai universitas resmi dengan program studi yang lebih luas.
Universitas ini juga menyelenggarakan program sarjana dan pascasarjana serta beradaptasi dengan kebutuhan akademik modern sekaligus menjaga tradisi keilmuan selama ribuan tahun.
(deka/berbagai sumber)
Posting Komentar untuk "Mengenal Universitas Al Qarawiyyin: Kampus Tertua Dunia yang Masih Beroperasi"