PKGSD-MBI Bikin Guru SD Makin Percaya Diri Ajarkan Bahasa Inggris

Melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) kembali menggelar Webinar Sapa GTK Episode 2 bertema “Siap Mengajar Bahasa Inggris di SD melalui PKGSD-MBI”. (Foto: BKHM Setjen Kemendikdasmen)
Editor: Endro Yuwanto


GEBRAK.ID; JAKARTA – Komitmen pemerintah memperkuat kompetensi guru sekolah dasar dalam mengajar Bahasa Inggris kian konkret. Melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) kembali menggelar Webinar Sapa GTK Episode 2 bertema “Siap Mengajar Bahasa Inggris di SD melalui PKGSD-MBI”.

Program Pengembangan Kompetensi Guru SD Mengajar Bahasa Inggris (PKGSD-MBI) ini menjadi strategi nasional untuk memastikan kebijakan Bahasa Inggris sebagai mata pelajaran wajib di SD berjalan efektif dan menyenangkan bagi murid.

Bahasa Inggris Wajib, Guru Harus Siap


Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Nunuk Suryani, menegaskan bahwa penetapan Bahasa Inggris sebagai mata pelajaran wajib merupakan langkah strategis menghadapi tantangan global.

“Bahasa Inggris sebagai mata pelajaran wajib merupakan upaya membekali murid dengan kemampuan dasar sejak dini. Pelatihan ini dirancang agar guru bisa mengajar dengan mudah dan menyenangkan. Ke depan, guru juga perlu terus refleksi agar pembelajaran relevan dengan kebutuhan murid,” ujar Nunuk, Selasa (31/3/2026).

Menurut Nunuk, pemerintah tidak ingin guru berjalan sendiri dalam menjalankan kebijakan ini. Karena itu, PKGSD-MBI disusun sebagai program berjenjang dengan pelatihan, pendampingan, serta ruang berbagi praktik baik.

Ditjen GTK mencatat, sasaran program ini mencakup 90.447 satuan pendidikan di seluruh Indonesia. Pada tahap awal, setiap sekolah diwakili satu guru kelas non-latar belakang Bahasa Inggris, terutama di sekolah yang sebelumnya belum menerapkan mata pelajaran tersebut.

Guru yang belum mendapat giliran pelatihan tetap bisa belajar mandiri melalui Learning Management System (LMS) serta kanal RGTK di aplikasi Rumah Pendidikan.

Ubah Mindset, Tingkatkan Kepercayaan Diri

Tim Pengembang PKGSD-MBI, Herri Mulyono, menjelaskan bahwa pendekatan program ini tidak menekankan hafalan tata bahasa yang rumit, melainkan penggunaan bahasa secara kontekstual.

“Pembelajaran Bahasa Inggris di SD harus menyenangkan dan kontekstual. Fokusnya bukan sekadar hafalan, tetapi bagaimana murid berani menggunakan ungkapan sederhana dalam kehidupan sehari-hari,” jelas Herri.

Herri mengungkapkan, perubahan terbesar justru terjadi pada pola pikir guru. Banyak guru yang awalnya merasa tidak percaya diri karena bukan lulusan Pendidikan Bahasa Inggris, kini mulai berani mencoba.

“Dari yang semula merasa takut salah, berubah menjadi berani memulai dari ungkapan sederhana. Tidak harus sempurna untuk mulai mengajar,” kata Herri.

Praktik Sederhana di Kelas

Pengalaman positif juga dirasakan Tintin Supriatin, guru SDN Cinunuk 04 Kabupaten Bandung. Ia mengaku sempat mencari kursus mandiri sebelum akhirnya mengikuti PKGSD-MBI atas penugasan kepala sekolah.

“Program ini bukan hanya menambah pengetahuan, tetapi mengubah cara pandang kami terhadap diri sendiri. Kami jadi lebih percaya diri mengajar,” ujar Tintin.

Di kelas, Tintin mulai mengenalkan Bahasa Inggris secara natural: memperkenalkan warna, membiasakan sapaan seperti Good Morning, menyanyikan lagu sederhana, hingga menambahkan satu kosakata baru setiap hari.

Pendekatan sederhana ini membuat siswa lebih antusias dan tidak merasa terbebani.

Bangun Ekosistem Pembelajaran Kolaboratif


Melalui program Sapa GTK dan PKGSD-MBI, Kemendikdasmen berharap tercipta ekosistem pembelajaran kolaboratif di seluruh Indonesia. Penguatan kompetensi guru dinilai menjadi kunci keberhasilan implementasi kebijakan Bahasa Inggris wajib di sekolah dasar.

Dengan dukungan berkelanjutan dan pelatihan bertahap, pemerintah optimistis guru SD semakin siap menghadirkan pembelajaran Bahasa Inggris yang bermakna, menyenangkan, serta relevan dengan kebutuhan murid di era globalisasi.

(BKHM Setjen Kemendikdasmen)

Posting Komentar untuk "PKGSD-MBI Bikin Guru SD Makin Percaya Diri Ajarkan Bahasa Inggris"