69 Mata Pelajaran Pilihan TKA SMA/SMK 2026 Diumumkan, Ada 50 Mapel Vokasi Baru

Kemendikdasmen umumkan tambah mapel pilihan TKA SMA/SMK menjadi 69 mapel. (Foto: tangkapan layar) 
Editor: Devona R

GEBRAK.ID; JAKARTA – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) secara resmi mengumumkan perubahan signifikan pada Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SMA dan SMK tahun 2026. Jika pada tahun sebelumnya hanya tersedia 19 pilihan, kini pemerintah menambah drastis jumlah mata pelajaran (mapel) pilihan menjadi 69 mapel .

Kebijakan ini diambil sebagai respons terhadap kebutuhan akomodasi bakat, minat, serta aspirasi karier siswa yang beragam, terutama bagi lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Penambahan 50 Mapel Vokasi

Kepala Pusat Asesmen Pendidikan (Pusmendik) Kemendikdasmen, Rahmawati, menjelaskan bahwa dari total 69 mapel, terdapat tambahan 50 mata pelajaran baru yang khusus diperuntukkan bagi program keahlian vokasi SMK.

"Sebelumnya hanya 19, sekarang totalnya 69. Namun tetap, setiap murid hanya diperbolehkan memilih dua mata pelajaran saja sesuai dengan bidang keahliannya," ujar Rahmawati dalam acara Taklimat Media Hasil TKA di Jakarta, Selasa (26/5/2026) .

Penambahan ini diharapkan dapat menjadikan TKA tidak hanya sebagai alat seleksi masuk perguruan tinggi, tetapi juga sebagai bukti penunjang karier bagi siswa SMK yang ingin langsung terjun ke dunia kerja.

"Harapannya bisa lebih mengakomodir keragaman bakat dan minat murid-murid kita, termasuk keragaman aspirasi karir maupun aspirasi melanjutkan studi," imbuhnya .

Daftar Mata Pelajaran Pilihan

Berikut adalah rincian mata pelajaran pilihan yang tersedia dalam TKA 2026:

1. Mata Pelajaran Akademik Umum (19 Mapel):

· Matematika Tingkat Lanjut

· Bahasa Indonesia Tingkat Lanjut

· Bahasa Inggris Tingkat Lanjut

· Fisika, Kimia, Biologi

· Ekonomi, Sosiologi, Geografi, Sejarah, Antropologi

· Pendidikan Pancasila/PPKN

· Bahasa Asing (Jepang, Mandarin, Korea, Arab, Perancis, Jerman)

· Projek/Produk Kreatif dan Kewirausahaan

2. Mata Pelajaran Program Keahlian Vokasi (50 Mapel):

Khusus bagi siswa SMK, tersedia 50 mata pelajaran yang sesuai dengan konsentrasi keahlian masing-masing, seperti Teknik, Bisnis Manajemen, Pariwisata, Kesehatan, dan Seni .

Konteks Khusus untuk Soal Matematika

Selain penambahan mapel pilihan, Kemendikdasmen juga melakukan penyesuaian pada mata pelajaran wajib, khususnya Matematika. Kepala Badan Kebidang Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM), Toni Toharudin, menyatakan bahwa soal Matematika TKA 2026 akan disediakan dalam tiga konteks berbeda yang bisa dipilih siswa sesuai jurusannya .

· Konteks 1: Untuk rumpun Teknik, Rekayasa, dan Kesehatan.

· Konteks 2: Untuk rumpun Akuntansi, Bisnis, Manajemen, dan Ekonomi.

· Konteks 3: Untuk rumpun Seni, Pariwisata, dan Pekerjaan Sosial.

"Pilihan konteks ini diberikan agar soal yang dihadapi siswa sesuai dengan pembelajaran di sekolahnya masing-masing," jelas Toni .

Jadwal Lengkap TKA 2026

Pendaftaran TKA untuk jenjang SMA/SMK sederajat akan dimulai pada bulan Agustus 2026. Berikut jadwal lengkapnya :

· Pendaftaran: 18 Agustus – 27 September 2026

· Simulasi: 21 – 27 September 2026

· Gladi Bersih: 5 – 18 Oktober 2026

· Pelaksanaan Utama: 26 Oktober – 8 November 2026

· Pelaksanaan Susulan: 16 – 29 November 2026

· Pengolahan Hasil: 8 November – 22 Desember 2026

· Pengumuman Hasil: 23 Desember 2026

Pemerintah memberikan waktu pendaftaran hingga lebih dari satu bulan untuk mengantisipasi kebingungan siswa dalam memilih mata pelajaran pilihan .

Fungsi Strategis TKA

TKA mulai tahun 2026 tidak hanya menjadi instrumen penilaian antar satuan pendidikan, tetapi juga menjadi komponen penting dalam Penerimaan Murid Baru (PMB) di berbagai daerah. Di Jawa Timur misalnya, nilai TKA akan berkontribusi sebesar 40 persen dalam seleksi jalur prestasi akademik, bersama dengan nilai rapor .

Dengan adanya penambahan 50 mapel vokasi ini, diharapkan siswa SMK tidak lagi kesulitan mencari mata pelajaran yang merepresentasikan kompetensi kejuruan mereka saat mengikuti TKA.

(berbagai sumber)