![]() |
| Kabupaten Bekasi resmi menyalip Kota Bandung sebagai daerah dengan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) tertinggi di Provinsi Jawa Barat pada 2025. (Foto: istimewa) |
GEBRAK.ID; BANDUNG--Kabupaten Bekasi resmi menyalip Kota Bandung sebagai daerah dengan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) tertinggi di Provinsi Jawa Barat pada 2025. Dominasi kawasan industri disebut menjadi faktor utama yang mendorong lonjakan ekonomi daerah penyangga Jakarta tersebut.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan nilai PDRB Kabupaten Bekasi atas dasar harga berlaku pada 2025 mencapai sekitar Rp451,51 triliun. Angka itu melampaui Kota Bandung yang mencatat PDRB sekitar Rp403,97 triliun pada periode yang sama.
Capaian tersebut mempertegas posisi Kabupaten Bekasi sebagai salah satu pusat industri terbesar di Indonesia. Kawasan industri seperti Cikarang menjadi rumah bagi ribuan perusahaan manufaktur nasional maupun multinasional yang bergerak di sektor otomotif, elektronik, logistik, hingga makanan dan minuman.
BPS Kabupaten Bekasi dalam publikasi PDRB 2021–2025 menyebutkan bahwa struktur ekonomi daerah itu masih didominasi sektor industri pengolahan. Sektor tersebut menjadi motor utama pembentukan nilai tambah ekonomi daerah.
Sementara itu, Kota Bandung tetap menjadi salah satu pusat ekonomi kreatif dan jasa terbesar di Jawa Barat. BPS Kota Bandung mencatat ekonomi Kota Kembang tumbuh 5,29 persen sepanjang 2025, lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya sebesar 4,99 persen.
Meski kalah dari sisi total PDRB, Bandung masih memiliki kekuatan besar pada sektor perdagangan, teknologi, pendidikan, pariwisata, hingga ekonomi kreatif yang menjadi ciri khas kota tersebut.
Secara umum, ekonomi Jawa Barat masih ditopang sektor industri pengolahan. BPS Jawa Barat mencatat industri pengolahan memberikan kontribusi terbesar terhadap pertumbuhan ekonomi provinsi pada 2025.
Pengamat ekonomi menilai kenaikan PDRB Kabupaten Bekasi tidak lepas dari derasnya investasi industri dan pembangunan infrastruktur yang terus berkembang di kawasan timur Jakarta. Kehadiran jalan tol, akses logistik, pelabuhan, hingga konektivitas menuju kawasan metropolitan Jabodetabek membuat Bekasi semakin strategis bagi investor.
Selain Kabupaten Bekasi dan Kota Bandung, daerah lain yang memiliki kontribusi ekonomi besar di Jawa Barat adalah Kabupaten Karawang yang juga dikenal sebagai kawasan industri manufaktur nasional.
Namun demikian, para ekonom mengingatkan bahwa tingginya PDRB belum tentu mencerminkan tingkat kesejahteraan masyarakat secara merata. BPS menegaskan PDRB merupakan indikator aktivitas ekonomi wilayah, bukan ukuran langsung kesejahteraan penduduk.
Pemerintah daerah diharapkan mampu menjaga pertumbuhan ekonomi tetap inklusif melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan kualitas pendidikan, dan pemerataan pembangunan agar manfaat pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan masyarakat luas.
(berbagai sumber)
