![]() |
| Ilustrasi aksesoris mobil. (Foto: istimewa) |
Editor: Damar Pratama
GEBRAK.ID; JAKARTA -- Mesin hidup, musik diputar, dan aroma pengharum ruangan menggoda di dashboard. Siapa sangka, pemandangan yang terasa ‘homey’ di dalam kabin ini menyimpan ancaman maut.
Bagi sebagian besar pemilik kendaraan di Indonesia, mempersonalisasi mobil adalah sebuah keharusan. Namun, dibalik tampilan keren dan instagramable, terdapat modifikasi yang tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga bisa menjadi pemicu fatalitas dalam kecelakaan lalu lintas.
Dilansir dari berbagai sumber kredibel dan pernyataan pakar keselamatan berkendara terbaru tahun 2024/2025, berikut adalah 5 aksesoris yang sebaiknya segera Anda lepas dari mobil kesayangan.
1. 'Bemper Tanduk' dan Aksesoris Eksterior Tajam
Tren memasang bemper tambahan atau "bull bar" dari bahan besi pejal seolah memberikan perlindungan ekstra. Faktanya, aksesoris ini adalah ‘pembunuh diam-diam’ bagi pejalan kaki dan pengendara motor.
Menurut Sony Susmana, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), modifikasi bemper yang tidak sesuai standar justru memperparah cedera saat terjadi benturan dengan pejalan kaki . Selain itu, Polri dengan tegas menyatakan bahwa bemper yang menonjol melebihi 500 mm atau memiliki bentuk tajam dapat disita langsung di jalan karena melanggar UU LLAJ Pasal 58 tentang perlengkapan yang mengganggu keselamatan .
2. Gantungan di Spion Tengah
Gantungan kunci, boneka, atau masker pengharum ruangan memang wangi, namun sangat mematikan. Dalam kondisi pengereman mendadak atau benturan kecil sekalipun, benda yang menggantung di kaca spion akan berayun seperti bandul dan menghantam kaca depan atau wajah pengemudi .
Lebih buruk lagi, dalam situasi darurat, gantungan yang bergoyang dapat memecah konsentrasi dan menghalangi pandangan sudut kanan depan kendaraan.
3. Sarung Setir (Cover Stir) yang Longgar
Banyak pengemudi memasang sarung setir tebal dan lembut karena terasa nyaman di telapak tangan. Namun, ini adalah salah satu aksesoris paling berbahaya.
Para ahli menjelaskan bahwa desain setir asli pabrikan sudah diperhitungkan untuk cengkraman maksimal. Sarung setir aftermarket (terutama yang berbahan bulu atau silikon longgar) berisiko selip saat tangan berkeringat atau saat Anda memutar setir cepat. Ketika selip, Anda kehilangan kendali atas kemudi mobil .
4. Modifikasi Kelistrikan Sembarangan (Lampu dan Audio)
Ingin lampu lebih terang atau subwoofer bass nge-drop? Hati-hati. Data dari bengkel resmi menunjukkan bahwa kebakaran mobil di Indonesia mayoritas disebabkan oleh korsleting akibat instalasi kabel aksesoris yang asal-asalan.
Menurut Roni Agung, Kepala Bengkel Peugeot Cilandak, pemasangan kabel langsung ke aki tanpa melalui sekring adalah kesalahan fatal. Arus berlebih akan melelehkan kabel dan memercikkan api di ruang mesin yang penuh bahan bakar . Selain itu, memasang lampu strobo atau HID yang menyilaukan tidak hanya menyakitkan mata pengendara lain, tetapi juga menjadi sasaran tilang polisi karena hak penggunaan lampu isyarat hanya untuk kendaraan darurat .
5. Barang Mudah Meledak di Dashboard
Power bank, korek api gas, hingga parfum mobil berbahan alkohol adalah "bom waktu" di dalam mobil yang parkir di bawah terik matahari Indonesia. Suhu di dalam kabin yang tertutup bisa mencapai lebih dari 50 derajat Celcius.
Tekanan gas di dalam power bank atau botol parfum akan meningkat drastis hingga menyebabkan ledakan. Ledakan ini tidak hanya merusak interior, tetapi bisa memicu kebakaran total pada mobil .
Dampak Hukum: Siap-siap Kena Tilang
Selain membahayakan jiwa, modifikasi ilegal juga menguras dompet. Berdasarkan Pasal 279 dan 287 UU No. 22 Tahun 2009 tentang LLAJ, pengendara yang kedapatan menggunakan aksesoris berbahaya (seperti bumper besi, lampu strobo, atau modifikasi struktur rangka) terancam hukuman kurungan hingga 2 bulan atau denda maksimal Rp 500.000 .
Keselamatan berkendara tidak bisa ditawar. Sebelum menambah aksesoris, tanyakan pada diri sendiri: Apakah ini meningkatkan risiko cedera? Apakah ini mengganggu konsentrasi? Jika jawabannya ya, lebih baik simpan uang Anda daripada mempertaruhkan nyawa di jalan raya.
Gunakan aksesoris hanya yang direkomendasikan pabrikan dan pastikan pemasangan dilakukan di bengkel resmi agar keselamatan tetap nomor satu.
(berbagai sumber)
