![]() |
| Ilustrasi perbaikan jalan tol. (Foto: Dok. Jasamarga) |
GEBRAK.ID;JAKARTA – Kabar penting bagi pengguna Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek). PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) akan memulai pekerjaan rekonstruksi perkerasan jalan berkala mulai Senin (18/5/2026) hingga Minggu (24/5/2026). Pastikan mengetahui titik lokasi dan modifikasi lalu lintasnya agar perjalanan tidak terganggu.
Jadwal dan Durasi Pengerjaan
Pekerjaan perbaikan berlangsung dengan jadwal berbeda di setiap titik, baik pada lajur menuju Cikampek maupun kembali ke arah Jakarta. Durasi pengerjaan bervariasi, ada yang berlangsung 4 hari hingga hampir sepekan penuh.
Titik Lokasi Perbaikan yang Perlu Diwaspadai
Menurut keterangan resmi PT JTT yang dikutip pada Senin (18/5/2026), berikut rincian lokasi, lajur, dan jadwal perbaikan:
1. Arah Cikampek (Jalur A)
· Lokasi: KM 26+895 s.d KM 26+945
· Lajur yang diperbaiki: Lajur 1 (paling kiri)
· Jadwal: Mulai Senin (18/5) pukul 22.00 WIB sampai Jumat (22/5) pukul 14.00 WIB (durasi 4 hari)
2. Arah Jakarta (Jalur B)
Ada dua titik perbaikan yang perlu diperhatikan:
· Titik 1: KM 37+735 s.d KM 37+505 (Lajur 1) – Mulai Senin (18/5) pukul 10.00 WIB sampai Sabtu (23/5) pukul 19.00 WIB.
· Titik 2: KM 57+820 s.d KM 57+785 (Lajur 1) – Mulai Senin (18/5) pukul 08.00 WIB sampai Minggu (24/5) pukul 02.00 WIB.
Modifikasi Lalu Lintas & Antisipasi Kepadatan
PT JTT memastikan telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas secara situasional demi keselamatan dan kelancaran arus kendaraan.
Adapun pekerjaan dilakukan dengan menutup Lajur 1 di titik-titik tersebut. Pengguna jalan diimbau untuk tetap berada di lajur yang tersedia.
Peringatan Dini Informasi akan disampaikan melalui Dynamic Message Sign (DMS), media sosial resmi Jasa Marga Group, dan spanduk imbauan di sekitar lokasi.
Pengendara diminta berhati-hati, mematuhi rambu, dan mengikuti arahan petugas. "Kami memohon maaf atas potensi ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan," ujar Vice President Corporate Secretary & Legal PT JTT, Ria Marlinda Paallo.
Pastikan kendaraan dalam kondisi prima dan cukupi saldo e-toll sebelum memasuki tol untuk mengantisipasi potensi antrean di area perbaikan.
(berbagai sumber)
