Editor: Damar Pratama
Pelatih asal Spanyol, Xabi Alonso, resmi ditunjuk sebagai pelatih Chelsea pada Minggu (17/5/2026). (Foto: Chelseafc.com)
GEBRAK.ID; JAKARTA -- Chelsea akhirnya resmi menunjuk Xabi Alonso sebagai pelatih baru tim utama untuk menghadapi musim 2026/2027. Mantan gelandang timnas Spanyol itu dikontrak selama empat tahun dan akan mulai bekerja di Stamford Bridge pada 1 Juli 2026.
Pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh Chelsea melalui laman resmi klub pada Minggu (17/5/2026). Penunjukan Alonso disebut sebagai bagian dari proyek jangka panjang klub untuk membangun kembali kekuatan The Blues di level tertinggi sepak bola Eropa.
Dalam pernyataan resminya, Chelsea menilai Alonso sebagai sosok pelatih modern yang memiliki kualitas taktik, pengalaman, serta kepemimpinan yang sesuai dengan visi klub.
“Karakter, integritas, dan model permainan yang dimiliki Xabi Alonso menjadi faktor penting dalam memimpin perjalanan baru Chelsea,” tulis pihak klub.
Kedatangan Alonso sekaligus menandai dimulainya era baru di Stamford Bridge setelah Chelsea menjalani musim yang naik turun dalam beberapa tahun terakhir. Manajemen berharap pelatih asal Spanyol itu mampu mengembalikan identitas permainan dan mental juara klub London Barat tersebut.
Menanggapi penunjukan itu, Alonso mengaku antusias memulai tantangan baru bersama salah satu klub terbesar di dunia.
“Chelsea adalah salah satu klub terbesar di dunia sepak bola. Menjadi kebanggaan besar bagi saya untuk menjadi manajer klub hebat ini,” ujar Alonso.
Pelatih berusia 44 tahun tersebut juga menegaskan bahwa dirinya memiliki visi yang sejalan dengan ambisi klub, yakni membangun tim kompetitif yang mampu bersaing secara konsisten dalam perebutan trofi.
“Ada banyak bakat besar di dalam skuad ini dan potensi luar biasa di klub. Fokus saya sekarang adalah bekerja keras, membangun budaya yang tepat, dan memenangkan trofi,” kata Alonso.
Sebelum menerima tawaran Chelsea, Alonso sempat menangani Real Madrid. Namun kiprahnya bersama raksasa Spanyol itu hanya berlangsung tujuh bulan meski sebelumnya menandatangani kontrak jangka panjang.
Nama Alonso justru melambung sebagai pelatih saat sukses bersama Bayer Leverkusen. Di bawah kepemimpinannya, Leverkusen berhasil mencatat sejarah dengan meraih gelar Bundesliga Jerman pertama pada 2024.
Tidak hanya menjadi juara, Alonso juga membawa Leverkusen menorehkan musim nyaris sempurna tanpa kekalahan di kompetisi domestik. Prestasi tersebut membuatnya dipandang sebagai salah satu pelatih muda paling menjanjikan di Eropa.
Kembalinya Alonso ke Liga Inggris juga menjadi sorotan tersendiri. Sebelumnya, ia pernah bermain selama lima musim bersama Liverpool dan menjadi bagian penting kesuksesan The Reds di era Rafael Benitez.
Pengalaman panjang sebagai pemain elite di level tertinggi dinilai menjadi modal penting bagi Alonso untuk menghadapi tekanan besar di Premier League. Apalagi Chelsea saat ini tengah dihuni banyak pemain muda yang membutuhkan sosok pemimpin kuat di ruang ganti.
Penunjukan Alonso pun memunculkan optimisme baru di kalangan suporter Chelsea. Banyak pihak berharap mantan maestro lini tengah Spanyol itu mampu membawa The Blues kembali bersaing di papan atas Liga Inggris dan kompetisi Eropa.
Dengan filosofi permainan menyerang, penguasaan bola yang kuat, serta pendekatan modern yang selama ini identik dengannya, Alonso diprediksi akan membawa perubahan besar terhadap gaya bermain Chelsea musim depan.
Kini, tantangan besar menanti Alonso di Stamford Bridge. Selain harus memperbaiki konsistensi tim, ia juga dituntut mengakhiri puasa gelar dan mengembalikan Chelsea sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola Inggris.
(Sumber: Chelsea FC)
Jangan Terlewatkan: Xabi Alonso, Si Anak Ajaib yang Kini Siap Pimpin Proyek Ambisius Chelsea