Apple Beri Sinyal Harga iPhone hingga Mac Bakal Naik, Tim Cook: Tak Bisa Dihindari

CEO Apple, Tim Cook beri sinyal kenaikan harga produk apple dampak kelangkaan chip memori. ( Foto: apple. com) 


Editor: Devona R

GEBRAK.ID,JAKARTA – CEO Apple, Tim Cook, memberi sinyal bahwa harga sejumlah produk Apple, termasuk iPhone, Mac, dan iPad, berpotensi mengalami kenaikan dalam waktu dekat. Langkah tersebut disebut sebagai konsekuensi dari melonjaknya biaya komponen memori dan penyimpanan (storage) yang kini membebani industri teknologi global. 

Dalam wawancara dengan Wall Street Journal, Cook mengakui Apple selama ini berupaya menyerap kenaikan biaya agar tidak dibebankan kepada konsumen. Namun, kondisi tersebut kini dinilai sudah tidak dapat dipertahankan.

"Sayangnya, kenaikan harga tidak dapat dihindari. Kami telah berusaha melindungi pelanggan dari lonjakan biaya, tetapi situasinya sudah tidak lagi berkelanjutan," kata Cook. 

Meski demikian, Cook belum mengungkapkan kapan kenaikan harga akan mulai diterapkan maupun produk apa saja yang akan terdampak pertama kali. 

Booming AI Picu Kelangkaan Chip Memori

Kenaikan biaya tersebut dipicu oleh lonjakan permintaan chip memori DRAM dan NAND yang digunakan untuk pusat data kecerdasan buatan (AI). Produsen chip kini lebih banyak mengalokasikan pasokan untuk kebutuhan AI, sehingga ketersediaan komponen bagi industri elektronik konsumen semakin terbatas. 

Cook mengatakan kondisi ini membuat harga komponen meningkat tajam di tengah permintaan perangkat elektronik yang tetap tinggi.

"Kami membutuhkan harga dan pasokan memori kembali ke tingkat yang wajar untuk produk konsumen," ujarnya. 

iPhone 18 hingga Mac Berpotensi Lebih Mahal

Analis memperkirakan lini Mac dan iPad bisa mengalami penyesuaian harga lebih dulu sebelum peluncuran generasi terbaru iPhone. Sementara itu, iPhone 18 yang diperkirakan meluncur pada September 2026 juga berpotensi dibanderol lebih mahal dibanding pendahulunya. 

Bahkan, sejumlah analis memperkirakan harga iPhone 18 Pro dapat naik hingga sekitar 270 dolar AS apabila tekanan biaya komponen terus berlanjut. Namun, Apple belum mengonfirmasi besaran kenaikan tersebut. 

Industri Teknologi Ikut Tertekan

Apple bukan satu-satunya perusahaan yang menghadapi tekanan biaya akibat kelangkaan chip memori. Sejumlah perusahaan teknologi lain juga dilaporkan mengalami kenaikan biaya produksi karena tingginya permintaan komponen yang dipicu ekspansi AI global. 

Meski Apple memiliki cadangan kas besar dan menyatakan siap membantu memperkuat rantai pasok, Cook menegaskan perusahaan tidak berencana membangun pabrik chip memori sendiri. 

Dengan kondisi tersebut, konsumen yang berencana membeli perangkat Apple dalam beberapa bulan ke depan berpotensi menghadapi harga yang lebih tinggi, terutama jika tekanan pada pasokan memori dan penyimpanan belum mereda. 

( berbagai sumber