Airbus A350-1000ULR Sukses Terbang 24 Jam Nonstop, Siap Layani Rute Terpanjang Dunia

 

Uji coba Airbus A350-1000ULR terbang 24 jam nonstop Australia-Prancis. Pesawat ini akan melayani rute komersial terpanjang dunia untuk Qantas mulai 2027.( Foto: Wikipedia) 

Editor: Dinar Kencana

GEBRAK.ID,TOULOUSE,– Sebuah tonggak sejarah baru dalam dunia penerbangan komersial terukir. Pesawat Airbus A350-1000ULR (Ultra Long Range) , yang dikembangkan khusus untuk Qantas Project Sunrise, berhasil menyelesaikan penerbangan uji coba maraton selama lebih dari 24 jam nonstop dari Melbourne, Australia, menuju Toulouse, Prancis, pada Selasa (28/7/2026). 

Penerbangan bersejarah ini menjadi sorotan global dan memecahkan rekor sebagai penerbangan uji coba komersial terlama sepanjang masa. Pesawat lepas landas dari Melbourne dan mendarat mulus di fasilitas pabrik utama Airbus di Toulouse setelah menempuh jarak fantastis 23.075 kilometer. 

Viral di Flightradar24, Disaksikan Jutaan Pasang Mata

Aksi terbang yang melintasi belahan bumi ini memicu fenomena viral di platform pemantau penerbangan daring. Penyedia layanan pelacakan Flightradar24 mengungkapkan bahwa penerbangan uji coba tersebut menjadi penerbangan kedua paling banyak dilacak sepanjang sejarah di saluran mereka.

Posisi pertama masih dipegang oleh penerbangan yang membawa peti jenazah Ratu Elizabeth II pada tahun 2022. Dalam uji coba Airbus kali ini, tercatat lebih dari 3,6 juta orang memantau secara langsung pergerakan pesawat yang mengangkasa ke arah utara melintasi Kanada tersebut. 

Kunci Sukses: Tangki Bahan Bakar Ekstra dan Mesin Super Canggih

Keberhasilan terbang selama 24 jam 24 menit tanpa henti ini dicapai berkat modifikasi khusus pada A350-1000ULR. Airbus menambahkan tangki bahan bakar ekstra atau Rear Centre Tank (RCT) berkapasitas 20.000 liter yang dirancang khusus . Kapasitas bahan bakar total ini memungkinkan pesawat jelajah dengan jangkauan hingga sekitar 10.000 mil laut. 

Pesawat yang akan dioperasikan dengan konfigurasi 238 penumpang ini juga ditenagai oleh dua mesin Rolls-Royce Trent XWB-97 yang tangguh, memberikan dorongan ekstra untuk penerbangan jarak sangat jauh. 

Mengantar Era Baru Perjalanan Tanpa Henti: Project Sunrise Qantas

Uji coba maraton ini merupakan bagian integral dari ambisi besar Project Sunrise milik maskapai asal Australia, Qantas. Proyek ini bertujuan untuk meluncurkan layanan penerbangan penumpang komersial nonstop terpanjang di dunia, yang menghubungkan pantai timur Australia langsung dengan London dan New York tanpa perlu transit. 

Rute legendaris yang dijuluki "Kangaroo Route" ini, yang dulu memakan waktu hingga lima hari dengan banyak persinggahan, kini bakal ditempuh dalam sekitar 20 jam. 

Rencana Komersial dan Masa Depan

Uji coba ini menjadi langkah krusial sebelum pesawat resmi beroperasi. Qantas telah memesan 12 unit A350-1000ULR yang dimodifikasi. Pesawat pertama dijadwalkan akan dikirim pada April 2027, dan Qantas menargetkan penerbangan komersial perdana rute Sydney-London tanpa henti akan beroperasi mulai Oktober 2027. 

Penerbangan ini diprediksi akan memangkas waktu tempuh hingga empat jam dibandingkan dengan rute satu transit tercepat saat ini. Keberhasilan uji terbang ini menandai babak baru dalam perjalanan panjang umat manusia untuk menaklukkan jarak, menjadikan dunia terasa semakin dekat.

( berbagai sumber)