Editor: Damar Pratama
Legenda sepak bola Paolo Maldini resmi mundur sebagai direktur teknis di
Federasi Sepak Bola Italia pada Selasa (28/7/2026). (Foto: FIGC.it)
GEBRAK.ID, JAKARTA -- Gejolak melanda Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) setelah gagalnya Andrea Pirlo ditunjuk sebagai pelatih tim nasional (timnas) Italia. Situasi tersebut berujung pada keputusan mengejutkan dua legenda sepak bola, Paolo Maldini dan Leonardo, yang memilih mengundurkan diri dari jabatan mereka di federasi.
Keputusan Maldini sebagai direktur teknis dan Leonardo sebagai penasihat FIGC diumumkan hanya sekitar 10 hari setelah keduanya bergabung dalam proyek pembenahan sepak bola Italia. Mereka sebelumnya dipercaya membantu mengangkat kembali prestasi Gli Azzurri setelah tiga kali beruntun gagal lolos ke putaran final Piala Dunia.
Menurut laporan jurnalis transfer Fabrizio Romano, Selasa (28/7/2026), pengunduran diri tersebut dipicu penolakan Presiden FIGC Giovanni Malago terhadap pencalonan Andrea Pirlo sebagai pelatih timnas Italia.
Romano menyebut Maldini dan Leonardo sejak awal hanya menginginkan Pirlo untuk memimpin Gli Azzurri. Ketika usulan tersebut ditolak, keduanya memutuskan tidak melanjutkan proyek yang baru mereka jalani.
Penolakan terhadap Pirlo disebut berkaitan dengan hubungan komersial mantan gelandang AC Milan dan Juventus itu dengan sejumlah perusahaan asal Rusia. Faktor tersebut membuat Presiden FIGC tidak memberikan lampu hijau terhadap pencalonannya.
Sebelumnya, nama Pirlo masuk dalam daftar kandidat pelatih Italia untuk menggantikan Gennaro Gattuso. Peluangnya semakin terbuka setelah pelatih Manchester City, Pep Guardiola, dikabarkan menolak tawaran menangani juara Piala Eropa 2020 tersebut.
Kontroversi Kerja Sama Komersial
Harapan Pirlo untuk melatih negaranya sendiri akhirnya pupus akibat kontroversi yang mengiringi statusnya sebagai duta global perusahaan taruhan asal Rusia, Fonbet.
Kerja sama tersebut memicu kritik dari sejumlah pejabat FIGC hingga anggota parlemen Italia. Mereka mempertanyakan kelayakan Pirlo memimpin tim nasional di tengah sorotan terhadap hubungan bisnis tersebut.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Senin (27/7/2026), Pirlo mengungkapkan bahwa dirinya telah menerima pemberitahuan resmi tidak lagi menjadi kandidat pelatih timnas Italia.
Dalam pernyataannya, Pirlo menegaskan seluruh aktivitas profesional yang dijalankannya telah sesuai dengan hukum dan kontrak yang berlaku. Ia juga membantah adanya unsur politik di balik kerja sama komersial tersebut.
Sorotan terhadap Pirlo semakin menguat setelah dirinya menghadiri sebuah acara Fonbet di Stadion Luzhniki, Moskow, Rusia. Dalam kesempatan itu, ia hadir bersama mantan rekan setimnya di timnas Italia, Marco Materazzi.
Kasus tersebut bahkan menarik perhatian Duta Besar Rusia untuk Italia, Alexey Paramonov, yang secara terbuka menyampaikan dukungannya kepada Pirlo.
Mundurnya Paolo Maldini dan Leonardo menjadi pukulan baru bagi FIGC yang tengah berupaya membangun kembali kekuatan tim nasional. Kini federasi Italia masih harus mencari sosok pelatih baru sekaligus menjaga stabilitas internal di tengah polemik yang berkembang.
(Sumber: FIGC)