Janice Tjen Tembus Daftar Utama WTA 500 DC Open 2026, Siap Tantang Deretan Petenis Elite Dunia

Petenis tunggal putri terbaik Indonesia, Janice Tjen, dipastikan masuk dalam daftar peserta utama turnamen bergengsi WTA 500 Mubadala DC Open 2026 yang akan digelar di Washington DC, Amerika Serikat, pada 27 Juli hingga 2 Agustus 2026. (Foto: USTA)
Editor: A. Rayyan K

GEBRAK.ID – Kabar membanggakan datang dari dunia tenis Indonesia. Petenis tunggal putri terbaik Tanah Air, Janice Tjen, dipastikan masuk dalam daftar peserta utama turnamen bergengsi WTA 500 Mubadala DC Open 2026 yang akan digelar di Washington DC, Amerika Serikat, pada 27 Juli hingga 2 Agustus 2026.

Masuknya Janice ke undian utama menjadi pencapaian penting dalam kariernya. Ia akan bersaing langsung dengan sejumlah petenis papan atas dunia tanpa harus melewati babak kualifikasi.

Berdasarkan daftar peserta yang dirilis WTA, Janice menjadi salah satu dari 20 petenis yang memperoleh tiket langsung ke babak utama nomor tunggal putri.

Turnamen tersebut dipastikan berlangsung sengit karena diikuti sederet nama besar. Petenis peringkat delapan dunia Elina Svitolina diproyeksikan menjadi unggulan teratas, didampingi sejumlah pemain elite seperti Naomi Osaka, Jasmine Paolini, Marta Kostyuk, Diana Shnaider, Iva Jovic, hingga Anna Kalinskaya.

Selain itu, kompetisi juga akan diramaikan petenis penghuni 30 besar dunia, antara lain Madison Keys, Leylah Fernandez, Emma Navarro, Clara Tauson, Anastasia Potapova, dan Ann Li.

Nama Janice Tjen tercantum bersama Alexandra Eala, Cristina Bucsa, Katerina Siniakova, Jacqueline Cristian, Wang Xinyu, serta Liudmila Samsonova dalam daftar peserta yang lolos langsung ke babak utama.

Sementara itu, lima petenis yang berada dalam daftar tunggu adalah Magdalena Frech, Sara Bejlek, Elisabetta Cocciaretto, Magda Linette, dan Katie Boulter.

Penyelenggara juga menyediakan empat tempat tambahan melalui babak kualifikasi dan wild card. Meski daftar penerima wild card belum diumumkan, turnamen telah memastikan legenda tenis Amerika Serikat, Venus Williams, akan kembali tampil di ajang tersebut.

Kehadiran Venus diperkirakan menjadi salah satu daya tarik utama DC Open 2026. Tahun lalu, mantan petenis nomor satu dunia itu sukses mencatat sejarah sebagai petenis tertua yang memenangi pertandingan WTA sejak Martina Navratilova pada Wimbledon 2004.

Adapun status juara bertahan masih dipegang petenis Kanada, Leylah Fernandez. Ia meraih gelar DC Open musim lalu setelah menumbangkan Jessica Pegula dan Elena Rybakina sebelum mengalahkan Anna Kalinskaya pada laga final.

Bagi Janice, turnamen di Washington menjadi kesempatan untuk melanjutkan tren positif setelah tampil di Wimbledon 2026. Meski langkahnya terhenti pada babak kedua nomor tunggal maupun ganda putri, petenis kelahiran Jakarta itu mengaku memperoleh banyak pengalaman berharga dari turnamen Grand Slam tersebut.

Di nomor tunggal, Janice harus mengakui keunggulan petenis Australia, Daria Kasatkina, dalam pertandingan tiga set. Sementara pada nomor ganda putri, ia bersama Aldila Sutjiadi tersingkir di babak kedua setelah dikalahkan pasangan Marta Kostyuk dan Elena-Gabriela Ruse.

Janice menilai keberhasilannya menembus babak kedua Wimbledon menjadi modal penting untuk menghadapi rangkaian turnamen berikutnya, termasuk WTA 500 DC Open yang akan mempertemukannya dengan para petenis terbaik dunia. Pengundian babak utama Mubadala DC Open 2026 dijadwalkan berlangsung pada 25 Juli nanti.

(Sumber: WTA)