Kapan Waktu Terbaik Minum Air Kelapa? Ini Manfaatnya untuk Hidrasi, Olahraga, hingga Menjaga Gula Darah

Air kelapa dikenal sebagai minuman alami yang menyegarkan. Di balik rasanya yang ringan, air kelapa ternyata menyimpan beragam manfaat kesehatan berkat kandungan elektrolit dan mineral penting yang dibutuhkan tubuh. (Foto: Pixabay)
Editor: Devona R

GEBRAK.ID – Air kelapa dikenal sebagai minuman alami yang menyegarkan. Di balik rasanya yang ringan, air kelapa ternyata menyimpan beragam manfaat kesehatan berkat kandungan elektrolit dan mineral penting yang dibutuhkan tubuh.

Minuman ini mengandung kalium, natrium, magnesium, kalsium, hingga fosfor yang berperan menjaga keseimbangan cairan tubuh. Karena itu, air kelapa kerap menjadi pilihan untuk membantu proses rehidrasi, terutama setelah tubuh kehilangan banyak cairan akibat berkeringat.

Berdasarkan data Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), satu cangkir air kelapa mengandung sekitar 600 miligram kalium dan 252 miligram natrium. Jumlah tersebut setara dengan sekitar 14 persen kebutuhan harian kalium dan 11 persen kebutuhan natrium bagi orang dewasa.

Tak hanya itu, air kelapa juga memiliki kandungan gula alami yang relatif lebih rendah dibandingkan banyak minuman olahraga di pasaran.

"Air kelapa memiliki lebih banyak kalium daripada kebanyakan minuman olahraga tradisional dan jauh lebih rendah gulanya," ujar ahli gizi Sara Wisehart, M.S., RD, LD, CDCES, seperti dikutip Eating Well, Rabu (8/7/2026).

Meski air putih tetap menjadi sumber utama untuk memenuhi kebutuhan cairan harian, minuman yang mengandung elektrolit seperti air kelapa dapat menjadi pelengkap pada kondisi tertentu, terutama ketika tubuh membutuhkan penggantian cairan dan mineral yang hilang.

Lalu, kapan waktu terbaik untuk mengonsumsi air kelapa?

Pada pagi hari, air kelapa dapat membantu mengembalikan cairan dan elektrolit yang berkurang selama tidur. Saat beristirahat selama enam hingga sembilan jam, tubuh tetap kehilangan sedikit cairan melalui proses pernapasan dan keringat meskipun tidak beraktivitas.

Sementara itu, mengonsumsi air kelapa pada malam hari juga dapat membantu mengganti elektrolit yang hilang setelah beraktivitas sepanjang hari sekaligus mendukung tubuh tetap terhidrasi sebelum tidur.

Air kelapa juga menjadi pilihan yang baik bagi mereka yang rutin berolahraga. Ahli gizi Nicole Ibarra menjelaskan bahwa minuman ini dapat dikonsumsi sebelum berolahraga karena mengandung cairan dan gula alami yang mudah diserap tubuh sebagai sumber energi.

Setelah melakukan aktivitas fisik dengan intensitas tinggi atau olahraga yang berlangsung lebih dari satu jam, air kelapa juga bermanfaat membantu proses rehidrasi dengan menggantikan elektrolit yang hilang melalui keringat.

Tak hanya itu, waktu konsumsi air kelapa juga dapat disesuaikan dengan jadwal makan. Minum air kelapa sebelum makan dapat membantu menjaga hidrasi tubuh, mendukung proses pencernaan, serta memberikan rasa kenyang sehingga membantu mengontrol porsi makan.

Sementara jika diminum setelah makan, Sara Wisehart menyebut air kelapa berpotensi membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.

Meski memiliki banyak manfaat, air kelapa bukan satu-satunya sumber cairan yang dibutuhkan tubuh. Para ahli tetap menyarankan agar kebutuhan cairan harian dipenuhi melalui kombinasi air putih, buah-buahan, sayuran, serta minuman sehat lainnya agar keseimbangan cairan tubuh tetap terjaga secara optimal.

(Sumber: EatingWell)