Editor: A. Rayyan K
Pembalap Idemitsu Honda Team Asia asal Indonesia Mario Aji saat memacu kecepatan motornya di ajang Moto2. (Foto: honda.racing)
GEBRAK.ID, JAKARTA – Pembalap Indonesia Mario Suryo Aji membawa kabar menggembirakan terkait kondisi fisiknya. Rider Idemitsu Honda Team Asia itu mengungkapkan proses pemulihan cedera yang dialaminya kini telah mencapai sekitar 80 hingga 90 persen sehingga optimistis bisa tampil lebih kompetitif pada paruh kedua musim Moto2 2026.
Cedera yang memaksa Mario menepi selama beberapa seri bermula dari insiden di Grand Prix Spanyol di Sirkuit Jerez. Kecelakaan tersebut menyebabkan retak pada ruas tulang leher bagian C6 dan C7 sehingga ia harus menjalani operasi serta menjalani masa rehabilitasi yang cukup panjang.
Meski belum sepenuhnya pulih, Mario bersyukur dapat kembali merasakan atmosfer balapan sebelum jeda musim panas dengan tampil pada Moto2 Jerman di Sachsenring.
"Untuk sekarang mungkin porsi latihan belum bisa seberat seperti normal, tapi bisa membalap di Moto2 Jerman sebelum jeda musim panas itu cukup bersyukur," kata Mario dikutip dari Antara, Rabu (15/7/2026).
Mario mengaku balapan di Jerman menjadi langkah penting untuk mengembalikan rasa percaya diri dan memahami kembali karakter motornya sebelum menghadapi seri-seri berikutnya. "Mario dapat merasakan lagi berkendara pakai motor sebelum jeda musim panas. Setelah balapan kemarin mungkin ada gambaran atau target yang bisa kami pasang di Moto2 Inggris di Silverstone," ujarnya.
Nekat kembali sebelum pulih sepenuhnya
Mario menjelaskan, proses penyembuhan cedera seperti yang dialaminya umumnya membutuhkan waktu sekitar delapan hingga 12 pekan. Namun, ia berusaha meyakinkan tim medis agar diizinkan kembali membalap sebelum jeda kompetisi.
Awalnya, dokter belum memberikan persetujuan karena masa pemulihan belum genap 12 minggu. Namun setelah melalui serangkaian pemeriksaan dan mempertimbangkan perkembangan kondisinya, Mario akhirnya mendapat lampu hijau untuk tampil di Sachsenring.
"Jadi Mario bilang ke dokter kalau ingin kembali sebelum jeda musim panas untuk mendapatkan perasaan kembali berkendara di Jerman. Alhamdulillah kami mendapatkan lampu hijau setelah itu," ungkapnya.
Fokus latihan fisik dan tes di Mandalika
Selama jeda kompetisi sekitar tiga pekan, Mario akan memusatkan perhatian pada peningkatan kondisi fisik agar bisa mencapai kebugaran maksimal saat Moto2 Inggris di Sirkuit Silverstone pada Agustus mendatang.
Selain menjalani program latihan, pembalap asal Magetan, Jawa Timur, itu juga dijadwalkan melakukan sesi tes di Sirkuit Mandalika. Latihan tersebut menjadi bagian dari persiapan menuju Moto2 Indonesia yang akan berlangsung pada Oktober.
Cedera yang dialami Mario sebenarnya mulai terasa sejak kecelakaan di Jerez. Namun, masalah tersebut baru teridentifikasi secara pasti saat seri Grand Prix Prancis di Le Mans setelah ia kesulitan mengendalikan motor dan mengalami mati rasa yang menjalar hingga lengan.
"Sebenarnya masalahnya sudah ada dari Jerez. Kami baru mengetahuinya setelah Le Mans dan perlu ada tindakan," jelas Mario.
Sebelum kembali membalap, Mario sempat absen dalam tiga seri beruntun, yakni Grand Prix Catalunya, Italia, dan Hungaria. Posisinya di Idemitsu Honda Team Asia bahkan sempat digantikan pembalap Australia, Jacob Roulstone, agar ia bisa fokus menjalani proses pemulihan.
Sepanjang musim 2026, Mario baru mengoleksi tiga poin yang diraih saat finis di posisi ke-13 pada Grand Prix Brasil. Raihan tersebut menjadi poin perdana bagi dirinya sekaligus poin pertama untuk Idemitsu Honda Team Asia di kelas Moto2 musim ini.
Kini, dengan kondisi fisik yang terus membaik, Mario berharap dapat kembali menemukan ritme balap terbaik dan meningkatkan posisinya di klasemen pada sisa musim 2026.
(Sumber: Antara)