Tak Nyaman Menjawab Petugas? BPS Kini Izinkan Isi Sensus Ekonomi 2026 Secara Online, Data Dipastikan Rahasia

BPS menyediakan pengisian mandiri Sensus Ekonomi 2026 secara online bagi warga. Data dijamin rahasia dan tidak digunakan untuk pajak. (Foto: BPS)
Editor: Dinar Kencana

GEBRAK.ID,JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) memberikan alternatif baru bagi masyarakat yang merasa kurang nyaman menjawab pertanyaan secara langsung saat pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026. Melalui skema pengisian mandiri, responden kini dapat mengisi kuesioner secara daring menggunakan tautan khusus yang diberikan oleh petugas sensus.

Kebijakan tersebut disampaikan Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti, saat menghadiri kegiatan di Balai Kota Jakarta, Senin (13/7/2026).

Menurut Amalia, pilihan pengisian mandiri disiapkan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat tanpa mengurangi kualitas data yang dikumpulkan.

"Bagi warga yang kurang nyaman memberikan jawaban secara langsung kepada petugas, BPS juga menyediakan opsi pengisian kuesioner secara mandiri melalui tautan daring yang diberikan petugas sensus," ujar Amalia.

Link Khusus Diberikan Langsung oleh Petugas

BPS menjelaskan, tautan pengisian mandiri tidak dapat diakses secara bebas. Link tersebut hanya diberikan langsung oleh petugas sensus kepada responden yang memilih mengisi data secara online.

Dengan mekanisme tersebut, masyarakat dapat mengisi seluruh pertanyaan sensus secara mandiri sehingga isi kuesioner hanya diketahui oleh responden yang bersangkutan.

Amalia menegaskan, langkah ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan partisipasi masyarakat sekaligus menjaga kenyamanan selama proses pendataan berlangsung.

Data Dijamin Rahasia dan Bukan untuk Pajak

BPS juga kembali menegaskan bahwa seluruh informasi yang diberikan masyarakat dilindungi kerahasiaannya sesuai ketentuan perundang-undangan.

Amalia memastikan data individu tidak akan digunakan untuk kepentingan perpajakan maupun penegakan hukum.

"Sensus ini adalah untuk kepentingan statistik, bukan dalam rangka untuk kepentingan perpajakan. Sekali lagi, rahasia data individu dan pribadi akan kami jaga," tegasnya.

Data yang terkumpul hanya dimanfaatkan sebagai dasar penyusunan statistik resmi nasional dan menjadi bahan pemerintah dalam merumuskan kebijakan ekonomi yang lebih tepat sasaran. 

Sensus Ekonomi Digelar Setiap 10 Tahun

Sensus Ekonomi merupakan agenda nasional yang dilaksanakan setiap satu dekade oleh BPS untuk memotret kondisi perekonomian Indonesia secara menyeluruh.

Hasil sensus menjadi basis data ekonomi nasional yang mencakup pelaku usaha, karakteristik kegiatan ekonomi, hingga potensi ekonomi di setiap daerah. Data tersebut menjadi acuan pemerintah dalam menyusun berbagai kebijakan pembangunan, investasi, penciptaan lapangan kerja, hingga pengembangan sektor usaha. 

Dalam pelaksanaan SE2026, BPS juga memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah melalui kerja sama bersama Kementerian Dalam Negeri agar proses pendataan berjalan optimal di seluruh Indonesia. 

Masyarakat Diimbau Mendukung Pendataan

BPS mengajak masyarakat memberikan data yang benar dan lengkap agar hasil Sensus Ekonomi 2026 mampu menggambarkan kondisi ekonomi Indonesia secara akurat.

Partisipasi masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam menghasilkan statistik berkualitas yang akan digunakan sebagai dasar pengambilan kebijakan pemerintah maupun perencanaan pembangunan nasional selama beberapa tahun ke depan. 

(sumber: bps)