Editor: Devona R
Penampilan aktor Tom Cruise dalam film terbaru “Digger”. (Foto: Instagram/@diggerthemovie)
GEBRAK.ID – Tom Cruise kembali membuat kejutan lewat proyek film terbarunya. Aktor Hollywood itu tampil dengan penampilan yang benar-benar berbeda saat memerankan Digger Rockwell, seorang konglomerat minyak yang disebut-sebut menjadi tokoh sentral dalam film Digger garapan sutradara pemenang Oscar, Alejandro G. Inarritu.
Dalam trailer perdana yang baru dirilis Warner Bros., Cruise nyaris tak dikenali. Ia tampil sebagai pria lanjut usia dengan perut buncit, rambut memutih dan mulai menipis, serta menggunakan logat khas Amerika Selatan untuk menghidupkan karakter Digger Rockwell.
Film ini mengangkat kisah seorang penguasa bisnis minyak yang dituding menjadi pemicu bencana lingkungan berskala global. Di sisi lain, karakter tersebut juga digambarkan sebagai sosok yang memiliki kemampuan untuk menghadapi krisis mencairnya gunung es yang semakin mengancam dunia.
Transformasi Tom Cruise menjadi salah satu daya tarik utama film ini. Sutradara Alejandro G. Inarritu mengaku sudah lama membayangkan karakter Digger, bahkan sejak menyelesaikan film The Revenant.
Menurut Inarritu, ide mengenai karakter tersebut terus menghantuinya selama bertahun-tahun sebelum akhirnya berkembang menjadi sebuah film utuh.
"Saya tahu siapa karakter ini. Film ini membutuhkan Tom. Kami sudah ingin bekerja sama sejak awal abad ini. Saya mengaguminya sebagai aktor selama bertahun-tahun, dan itu bukan kejutan bagi saya," ujar Inarritu.
Sang sutradara juga mengungkapkan kekagumannya terhadap dedikasi Cruise selama proses membangun karakter tersebut. Bahkan, menurutnya, Tom Cruise pernah mengatakan bahwa ia membutuhkan waktu selama 40 tahun untuk benar-benar siap memainkan sosok Digger Rockwell.
Di sisi lain, Cruise mengaku langsung tertarik begitu ditawari membintangi proyek tersebut. Aktor berusia 64 tahun itu memang telah lama mengagumi karya-karya Iñárritu, terutama film Amores Perros yang melambungkan nama sang sutradara pada awal 2000-an.
"Alejandro menunjukkan seperti apa penampilan karakter itu. Dia tidak menjelaskan panjang lebar, hanya berkata, 'Saya ingin kamu terlihat seperti ini.' Saat itu saya berpikir, 'Orang ini benar-benar berani.' Dan saya langsung berkata, 'Saya tidak sabar. Ayo kita kerjakan,'" kata Cruise.
Cruise menjelaskan bahwa setiap karakter selalu membutuhkan pendekatan berbeda. Mulai dari bahasa tubuh, tata rias, hingga cara berkomunikasi, semuanya dibangun secara bertahap agar mampu menghadirkan sosok yang benar-benar hidup di layar lebar.
Tak hanya dari sisi cerita dan akting, Digger juga menghadirkan pengalaman visual yang berbeda. Film ini direkam menggunakan format VistaVision dengan kamera rancangan tahun 1954, sebuah teknologi klasik yang kembali dimanfaatkan untuk menghasilkan kualitas gambar sinematik.
Dalam proyek ini, Alejandro G. Inarritu kembali bekerja sama dengan sinematografer pemenang Academy Awards, Emmanuel Lubezki, yang sebelumnya sukses berkolaborasi dengannya dalam film The Revenant.
Tom Cruise pun meyakini Digger akan memberikan pengalaman baru bagi para penonton.
"Ketika Anda menonton Digger, Anda akan melihat begitu banyak lapisan dalam proses pembuatannya. Alejandro belum pernah membuat film seperti ini, dan saya pun belum pernah terlibat dalam film seperti ini," ujar Cruise.
Film Digger dijadwalkan tayang di bioskop mulai 2 Oktober 2026 dan diprediksi menjadi salah satu film yang paling dinantikan pada musim gugur tahun ini berkat kolaborasi dua nama besar Hollywood tersebut.
(Sumber: Variety, Deadline)