GEBRAK.ID – Federasi Sepak Bola Senegal (FSF) resmi mengakhiri kerja sama dengan pelatih kepala Pape Thiaw menyusul kegagalan Timnas Senegal melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026. Keputusan tersebut diumumkan setelah federasi melakukan evaluasi menyeluruh terhadap performa tim nasional sepanjang turnamen.
Dalam pernyataan resminya, FSF menyebut pergantian pelatih dilakukan demi kepentingan terbaik sepak bola Senegal dan untuk menjaga arah pengembangan tim berjuluk Singa Teranga ke depan.
"Keputusan telah diambil untuk mengakhiri hubungan profesional dengan pelatih tim nasional, Pape Thiaw, beserta staf kepelatihannya. Setelah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap hasil-hasil olahraga dan prospek tim nasional, Komite Eksekutif FSF menilai langkah ini perlu diambil demi kepentingan terbaik sepak bola Senegal," tulis FSF, dikutip dari laman resmi FIFA, Senin (13/7/2026).
Nasib Thiaw ditentukan setelah Senegal tersingkir secara dramatis di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Saat menghadapi Belgia, Senegal sebenarnya sempat unggul dua gol. Namun, mereka gagal mempertahankan keunggulan tersebut setelah kebobolan dua gol pada lima menit terakhir waktu normal sebelum akhirnya kalah 2-3 lewat babak perpanjangan waktu.
Hasil itu membuat Senegal kembali gagal menyamai pencapaian terbaik mereka di Piala Dunia 2002 saat sukses menembus babak perempat final. Menariknya, pada turnamen tersebut Pape Thiaw masih berstatus sebagai pemain dan memperkuat Singa Teranga di lini depan.
Meski gagal di fase gugur, perjalanan Senegal di Piala Dunia 2026 sebenarnya tidak sepenuhnya mengecewakan. Mereka lolos dari Grup I yang dikenal sangat kompetitif sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik.
Senegal mengawali turnamen dengan kekalahan 1-3 dari Prancis, kemudian kembali tumbang 2-3 saat menghadapi Norwegia. Namun, kemenangan telak 5-0 atas Irak memastikan langkah mereka ke babak 32 besar.
Pape Thiaw dipercaya menangani Timnas Senegal sejak 2024 menggantikan Aliou Cisse. Awalnya ia hanya ditunjuk sebagai pelatih sementara sebelum akhirnya dipermanenkan berkat hasil positif pada babak kualifikasi Piala Afrika 2025.
Selama menukangi Senegal, Thiaw mencatatkan sejumlah prestasi yang cukup membanggakan. Ia membawa timnya lolos ke Piala Dunia 2026 tanpa sekalipun menelan kekalahan di babak kualifikasi. Selain itu, Senegal juga berhasil mencapai final Piala Afrika di Maroko dan kembali menembus fase gugur Piala Dunia.
Secara keseluruhan, Thiaw memimpin Senegal dalam 29 pertandingan dengan catatan 19 kemenangan, empat hasil imbang, dan enam kekalahan.
Hingga kini, Federasi Sepak Bola Senegal belum mengumumkan siapa sosok yang akan menggantikan Pape Thiaw. Pelatih baru nantinya akan mengemban tugas besar mempertahankan kekuatan generasi emas Senegal dengan target meraih prestasi di Piala Afrika 2027 serta mempersiapkan tim menuju Piala Dunia 2030.
(Sumber: FSF)
