Isaac Cruz Vs Nestor Bravo Digelar 19 September 2026, Sabuk Interim Juara Dunia WBC Jadi Taruhan

Foto penampilan juara dunia interim kelas super ringan World Boxing Council (WBC) Isaac Cruz (kiri) melawan Lamont Roach Jr dalam media sosial yang dipantau di Jakarta, Selasa (4/8/2026). (Foto: Instagram Isaac Cruz/@isaacputbullcruz)
Editor: A. Rayyan K

GEBRAK.ID, JAKARTA -- Duel panas di kelas super ringan akan tersaji pada 19 September 2026. Juara dunia interim World Boxing Council (WBC), Isaac "Pitbull" Cruz, dijadwalkan mempertahankan sabuknya menghadapi penantang asal Puerto Riko, Nestor Bravo.

Laporan The Ring, Selasa (4/8/2026) menyebutkan, pertarungan kelas 140 pon tersebut berpotensi digelar di Arizona atau San Diego, Amerika Serikat. Hingga kini, promotor masih mematangkan lokasi resmi pertandingan.

Isaac Cruz datang dengan modal rekor impresif 28 kemenangan, tiga kekalahan, dan dua hasil imbang, termasuk 18 kemenangan melalui knockout (KO). Petinju asal Meksiko itu terakhir kali bertarung pada Desember 2025 saat bermain imbang lewat keputusan mayoritas melawan Lamont Roach Jr., hasil yang membuatnya tetap menyandang status juara dunia interim WBC.

Sebelumnya, Cruz pernah merebut gelar juara dunia kelas super ringan versi World Boxing Association (WBA) setelah menghentikan Rolando "Rolly" Romero pada ronde kedelapan pada Maret 2024. Kemenangan tersebut menjadi salah satu pencapaian terbesar dalam karier profesionalnya.

Meski sempat kehilangan sabuk WBA setelah kalah angka tipis dari Jose Valenzuela pada Agustus 2024, Cruz tetap menjadi salah satu petinju paling disegani di divisi super ringan berkat gaya bertarung agresif dan kemampuannya menekan lawan sejak ronde awal.

Di sisi lain, Nestor Bravo datang sebagai penantang dengan kepercayaan diri tinggi. Petinju berusia 32 tahun itu baru saja mencetak kemenangan spektakuler melalui KO atas Pedro Campa di New York pada Januari 2026.

Kemenangan tersebut bahkan disebut-sebut sebagai salah satu kandidat "Knockout Terbaik Tahun Ini" dan mengukuhkan catatan profesional Bravo menjadi 24 kemenangan, 17 di antaranya diraih lewat KO, serta hanya sekali kalah.

Satu-satunya kekalahan Bravo terjadi saat menghadapi Xolisani Ndongeni pada Maret 2025. Namun, ia berhasil bangkit dengan performa meyakinkan hingga akhirnya mendapatkan kesempatan menantang Isaac Cruz dalam perebutan sabuk interim WBC.

Pertarungan ini diprediksi berlangsung sengit mengingat kedua petinju sama-sama dikenal memiliki daya pukul tinggi dan gaya bertarung ofensif. Bagi Cruz, laga ini menjadi kesempatan mempertahankan dominasinya di kelas super ringan, sedangkan Bravo mengincar gelar terbesar dalam karier profesionalnya.

(Sumber: WBC/The Ring)