Timnas Voli Putri Indonesia Raih Peringkat Kelima Asia, Ulangi Pencapaian 47 Tahun Silam

timnas-voli-putri-indonesia-avc 2026

Timnas Voli Putri Indonesia kembali mencatat prestasi bersejarah di ajang AVC Women's Continental 2026. Skuad Merah Putih berhasil finis di peringkat kelima turnamen yang berlangsung di Tianjin, China, sekaligus menyamai pencapaian yang terakhir diraih 47 tahun lalu. (Foto: SAVA)

Editor: A. Rayyan K

GEBRAK.ID — Timnas Voli Putri Indonesia kembali mencatat prestasi bersejarah di ajang AVC Women’s Continental 2026. Skuad Merah Putih berhasil finis di peringkat kelima turnamen yang berlangsung di Tianjin, China, sekaligus menyamai pencapaian yang terakhir diraih 47 tahun lalu.

Kepastian tersebut diperoleh setelah Indonesia kalah 1-3 dari Iran pada babak perempat final, Jumat (28/8/2026). PBVSI kemudian memastikan posisi kelima Indonesia melalui keterangan yang dirilis pada Sabtu (29/8/2026).

“Timnas Voli Putri Indonesia menuntaskan AVC Women’s Continental 2026 dengan menduduki peringkat kelima,” tulis PBVSI dalam rilisnya.

Indonesia berada di posisi kelima karena memiliki catatan poin terbaik dibandingkan tiga tim lain yang juga tersingkir di perempat final. Mediol Yoku dan kawan-kawan memang kalah dari Iran, tetapi berhasil merebut satu set dalam pertandingan tersebut. Sementara itu, tiga tim lainnya mengalami kekalahan tanpa mampu merebut satu set.

Baca juga: Usai Gebuk Kazakhstan 3-0 Ranking Timnas Voli Putri Indonesia Meroket ke Posisi 49 Dunia

Hasil ini belum membawa Indonesia menembus semifinal untuk pertama kalinya. Namun, pencapaian tersebut tetap memiliki arti penting karena skuad asuhan Marcos Sugiyama berhasil menyamai prestasi Indonesia pada 1979.

Saat itu, Timnas Voli Putri Indonesia juga menempati peringkat kelima dalam kompetisi yang diikuti enam tim. Prestasi tersebut tercipta di Hong Kong dan menjadi pencapaian terbaik Indonesia selama puluhan tahun sebelum akhirnya kembali terulang pada 2026.

Manajer Timnas Voli Putri Indonesia, Luciana Teroreh, memberikan apresiasi kepada seluruh pemain atas perjuangan mereka sepanjang turnamen. Menurutnya, para pemain telah berusaha memberikan perlawanan maksimal meski menghadapi lawan yang tangguh.

“Kami tetap mengapresiasi perjuangan seluruh pemain yang sudah berusaha maksimal menghadapi Iran. Tim sudah berupaya memberikan perlawanan hingga akhir pertandingan,” kata Luciana.

Peringkat kelima AVC Women’s Continental 2026 juga menjadi modal penting bagi perkembangan voli putri Indonesia. Konsistensi penampilan dan keberhasilan menyamai catatan 1979 menunjukkan adanya perkembangan yang patut diapresiasi.

PBVSI dan tim pelatih tentu masih memiliki pekerjaan untuk membawa Indonesia melangkah lebih jauh pada turnamen berikutnya. Target menembus semifinal yang belum tercapai pada edisi kali ini dapat menjadi motivasi bagi generasi pemain berikutnya.

(Sumber: PBVSI)