TransNusa Buka Rute Melbourne-Bali 19 Oktober 2026, Tiket Mulai Rp 3,7 Juta
Melbourne–Bali menjadi rute paling kompetitif di Australia dengan enam maskapai bersaing. (Foto:Transnusa)
GEBRAK.ID,DENPASAR – Maskapai premium Indonesia, TransNusa, resmi membuka penjualan tiket untuk rute penerbangan langsung Melbourne–Bali. Penerbangan perdana dijadwalkan berlangsung pada Senin, 19 Oktober 2026, dengan frekuensi empat kali sepekan. Rute ini menghubungkan Bandara Melbourne dengan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Denpasar.
Kehadiran TransNusa menjadikannya sebagai maskapai keenam yang melayani rute Melbourne–Bali, menciptakan persaingan yang semakin ketat di jalur populer tersebut.
Jadwal dan Armada
TransNusa akan mengoperasikan pesawat Airbus A320 berkapasitas 174 penumpang untuk melayani rute ini. Penerbangan dari Melbourne tersedia setiap Senin, Selasa, Kamis, dan Jumat dengan waktu keberangkatan pukul 05.25 waktu setempat. Sementara itu, penerbangan dari Denpasar menuju Melbourne beroperasi pada Minggu, Senin, Rabu, dan Kamis dengan jadwal keberangkatan malam hari.
Berdasarkan jadwal resmi, penerbangan 8B 18 berangkat dari Bali pukul 20.45 dan tiba di Melbourne pukul 05.40 keesokan harinya, sedangkan penerbangan 8B 19 berangkat dari Melbourne pukul 06.25 dan tiba di Bali pukul 09.40.
Tarif Perkenalan dan Layanan Premium Plus
TransNusa menawarkan tarif perkenalan untuk rute baru ini. Tarif dasar standar dimulai dari 299 dollar Australia atau sekitar Rp 3,76 juta. Sementara itu, layanan Premium Plus ditawarkan mulai 699 dollar Australia atau sekitar Rp 8,80 juta. Harga tiket tersebut sudah mencakup bagasi tercatat seberat 20 kilogram. Makanan, minuman, dan layanan tambahan lainnya tersedia secara terpisah.
Peluncuran rute Melbourne–Bali ini juga menandai debut layanan Premium Plus perdana TransNusa. Kelas layanan baru ini menawarkan kenyamanan yang ditingkatkan dengan keistimewaan prioritas dan jatah bagasi lebih besar, tanpa harga setinggi kelas bisnis tradisional. Hanya tersedia 20 kursi terbatas per penerbangan.
Ekspansi Pasar AustraliaRute Melbourne–Bali menjadi penerbangan kedua TransNusa di Australia setelah sebelumnya sukses melayani rute Perth–Bali. Maskapai ini berhasil meraih pangsa pasar 20 persen di Perth dengan 21 penerbangan terjadwal per pekan dalam waktu 12 bulan.
Group CEO TransNusa, Datuk Bernard Francis, menyatakan bahwa peluncuran rute Melbourne–Bali merupakan langkah monumental dalam strategi ekspansi internasional perusahaan. “Rute baru ini memperkuat posisi Bali sebagai pintu gerbang utama antara Australia dan Asia, sekaligus memberikan wisatawan pilihan baru yang menggabungkan konektivitas, nilai, dan pengalaman perjalanan premium,” ujarnya.
Dengan frekuensi empat penerbangan per pekan, layanan baru TransNusa akan menambah lebih dari 70.000 kursi penerbangan per tahun antara Melbourne dan Bali.
Bali sebagai Hub Strategis
Data Bandara I Gusti Ngurah Rai menunjukkan bahwa Melbourne merupakan salah satu rute internasional tersibuk dengan 630.000 penumpang selama Januari–Juli 2026, menempati posisi keempat setelah Singapura, Kuala Lumpur, dan Perth. Australia menjadi pasar wisatawan mancanegara terbesar di Bali dengan 1 juta kedatangan atau 25 persen dari total kunjungan wisatawan mancanegara pada periode yang sama.
TransNusa juga memposisikan rute ini sebagai pintu masuk menuju destinasi di luar Bali. Dari Denpasar, penumpang dapat terhubung ke berbagai destinasi seperti Wakatobi, Manado, serta kota-kota utama di Asia Pasifik .Tiket rute Melbourne–Bali sudah tersedia untuk dibeli melalui situs resmi transnusa.co.id atau platform pemesanan tiket resmi lainnya.
(Dinar K/ berbagai sumber)
