Mendikdasmen Abdul Mu’ti Bagikan Strategi 3M kepada Peserta TKA 2026 di Tangerang
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mandikdasmen) Abdul Mu’ti meninjau pelaksanaan TKA Gelombang II di SMAN 3 Tangerang, Selasa (3/11/2026). Dalam kesempatan ini Mandikdasmen memberikan semangat dan motivasi kepada para murid yang sedang mengikuti TKA. (Foto: Dok. Tim BKPDM)
GEBRAK.ID — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengingatkan peserta Tes Kemampuan Akademik (TKA) agar tidak hanya mengandalkan penguasaan materi saat menghadapi ujian. Kesiapan mental dan kemampuan mengatur waktu juga menjadi kunci untuk menyelesaikan soal dengan baik.
Pesan tersebut disampaikan Abdul Mu’ti ketika meninjau pelaksanaan TKA gelombang kedua di SMA Negeri 3 Tangerang, Banten, Selasa (3/11/2026). Dalam kunjungan itu, ia memperkenalkan prinsip 3M, yakni menguasai materi, memiliki mental kuat dan percaya diri, serta menerapkan manajemen waktu.
“Pertama menguasai dengan sebaik-baiknya, yang kedua tentu saja mental percaya diri, mental yang kuat. Kemudian yang ketiga ya manajemen waktu, memiliki strategi yang jitu sehingga dapat mengerjakan soal dengan baik-baiknya,” ujar Abdul Mu’ti.
Selain memberikan motivasi kepada murid, Mendikdasmen juga memeriksa kesiapan sekolah dalam menyelenggarakan asesmen. Ia menyampaikan bahwa pelaksanaan TKA gelombang kedua secara umum berjalan lancar, meskipun sejumlah daerah menghadapi gangguan jaringan internet dan pemadaman listrik.
“Alhamdulillah secara umum berjalan lancar, tidak ada kendala yang mengganggu objektivitas dari tes itu sendiri. Walaupun tadi dilaporkan ada kendala di beberapa provinsi karena force majeure, listrik yang mati, tapi sudah diantisipasi dengan menyelenggarakan ujian susulan,” kata Abdul Mu’ti.
Baca Juga
Kesiapan Sekolah dan Mental Siswa
Kepala SMAN 3 Tangerang, Ruruh Wuryani, menjelaskan bahwa sekolahnya telah menyiapkan berbagai kebutuhan teknis sebelum pelaksanaan ujian. Persiapan tersebut meliputi perangkat komputer, jaringan internet, laboratorium, serta ruang ujian.
Pihak sekolah juga mengerahkan tim teknis dan panitia internal untuk melakukan pemeriksaan berkala. Simulasi dan gladi bersih menjadi bagian dari upaya mengantisipasi gangguan selama asesmen berlangsung.
“Kesiapan SMAN 3 Tangerang untuk penyelenggaraan TKA Gelombang 2 pada hari ini sudah sangat matang dan optimal,” ujar Ruruh.
Menurut dia, persiapan siswa tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik. Sekolah juga memberikan pendalaman materi, latihan soal penalaran, bimbingan tambahan, serta penguatan psikologis agar murid lebih tenang ketika mengerjakan ujian.
Ruruh menyebut sekolah menerapkan semangat “TKA Jujur Gembira” untuk membangun kepercayaan diri peserta dan mengurangi kecemasan berlebihan.
Salah satu peserta, Kristian, siswa kelas XII SMAN 2 Tangerang sekaligus penerima Beasiswa Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) asal Nabire, Papua Tengah, mengaku telah mempersiapkan diri melalui belajar mandiri dan latihan soal.
Kristian memanfaatkan media sosial serta sejumlah situs pendidikan untuk memperkaya materi belajar. Meski mengaku sempat gugup, Kristian tetap optimistis menghadapi ujian.
“Rencana lanjut kuliah, rencananya antara Universitas Negeri Jakarta (UNJ) atau di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI),” jelas Kristian.
Pantau Pelaksanaan di Berbagai Daerah
Usai meninjau SMAN 3 Tangerang, Abdul Mu’ti melanjutkan kunjungan ke Posko Pelaksanaan TKA. Di lokasi tersebut, ia berdialog melalui konferensi video dengan sejumlah perwakilan dinas pendidikan daerah untuk memperoleh laporan pelaksanaan ujian.
Dalam pertemuan itu, Dinas Pendidikan Provinsi Sumatra Barat melaporkan tindak lanjut dugaan pelanggaran tata tertib TKA jenjang SMA. Proses tersebut mengacu pada surat Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM) Nomor 0487/B/F/HM.00.00/2026.
Kemendikdasmen menyatakan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan untuk menjaga pelaksanaan TKA sesuai ketentuan. Pemerintah juga menegaskan bahwa setiap kendala teknis maupun indikasi pelanggaran akan ditangani melalui mekanisme yang berlaku.
TKA merupakan asesmen berbasis komputer yang hasilnya dapat memberikan gambaran capaian akademik murid. Untuk jenjang SMA/SMK dan sederajat, pelaksanaan utama tahun 2026 berlangsung dalam beberapa gelombang pada 26 Oktober hingga 8 November, sedangkan ujian susulan dijadwalkan pada 16–29 November 2026.
(Devona R/Sumber: Kemendikdasmen)
Jika berita kami bermanfaat, dukung keberlanjutan jurnalisme independen melalui donasi sukarela.
Dukung lewat SaweriaMau tahu berita penting tanpa harus mencari-cari?
Kami kirim berita pilihan GEBRAK.ID langsung melalui WhatsApp.
Follow Channel GEBRAK.ID