Purbaya Ungkap Alasan Dicopot dari Menkeu: Ada Kaitannya dengan Rombak Pejabat Kemenkeu

1789476108275

Mantan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut perombakan pejabat di Kementerian Keuangan menjadi salah satu faktor pergantian dirinya. (Foto:ist)

GEBRAK.ID,JAKARTA – Mantan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akhirnya buka suara mengenai alasan dirinya digantikan oleh Suahasil Nazara. Purbaya mengakui perombakan pejabat di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menjadi salah satu faktor dalam pergantian dirinya.

Pernyataan tersebut disampaikan Purbaya seusai serah terima jabatan (sertijab) Menteri Keuangan di kantor Kemenkeu, Jakarta, Selasa (15/9/2026). Saat ditanya apakah pencopotan dirinya berkaitan dengan perombakan pejabat Kemenkeu yang dilakukan beberapa waktu sebelumnya, Purbaya membenarkannya.“Sebagian ada (karena perombakan pejabat). Sebagian iya,” ujar Purbaya.

Meski demikian, Purbaya tidak menyebut perombakan tersebut sebagai satu-satunya alasan pergantian Menteri Keuangan. Ia justru menekankan bahwa keputusan mengganti menteri merupakan kewenangan Presiden Prabowo Subianto.“Kan itu hak prerogatif Presiden,” kata Purbaya.

Rombak Ratusan Pejabat Kemenkeu

Perombakan pejabat yang dilakukan Purbaya memang terjadi hanya beberapa hari sebelum dirinya digantikan oleh Suahasil Nazara.

Berdasarkan laporan ANTARA, pada 10 September 2026 Purbaya melantik dan merombak sekitar 50 pejabat eselon II serta 350 pejabat eselon III di lingkungan Kemenkeu. Perubahan tersebut mencakup sejumlah jabatan fungsional di berbagai direktorat jenderal hingga Badan Layanan Umum (BLU).

Langkah tersebut merupakan bagian dari agenda Purbaya melakukan pembenahan birokrasi di Kemenkeu. Sebelumnya, pada awal September, Purbaya mengatakan transformasi sumber daya manusia menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan penerimaan negara.

Ia mengaku melakukan rotasi terhadap pejabat di berbagai tingkatan, termasuk eselon II, III, dan IV. Purbaya juga sempat menegaskan bahwa pengisian jabatan di Kemenkeu dilakukan berdasarkan profesionalisme. Pernyataan itu disampaikan di tengah munculnya isu mengenai dugaan jual beli jabatan di lingkungan kementerian.

Purbaya membantah isu tersebut dan menyatakan proses pengisian jabatan melibatkan rekomendasi Sekretaris Jenderal Kemenkeu serta pejabat terkait.

Purbaya Bantah Ada Gesekan Internal

Pergantian mendadak Purbaya kemudian memunculkan berbagai spekulasi, termasuk dugaan adanya gesekan internal di lingkungan Kemenkeu. Namun, Purbaya menepis anggapan tersebut. Ia menyatakan kebijakan-kebijakan yang diambil selama menjabat sebagai Menteri Keuangan pada dasarnya berkaitan dengan kebijakan Presiden Prabowo Subianto.

Dengan demikian, Purbaya tidak menyebut adanya pertentangan kebijakan dengan Presiden sebagai alasan pergantian dirinya. ANTARA juga melaporkan Purbaya menepis isu gesekan internal sebagai penyebab pencopotan dirinya.

Di sisi lain, Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama juga membantah adanya konflik internal dengan Purbaya. Kementerian Keuangan menyatakan masih menunggu keputusan dan tindak lanjut resmi terkait nasib pejabat yang sebelumnya masuk dalam agenda perombakan.

Suahasil Nazara Resmi Gantikan Purbaya

Presiden Prabowo Subianto resmi menunjuk Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa pada Senin (14/9/2026). Suahasil sebelumnya merupakan Wakil Menteri Keuangan dan dikenal sebagai teknokrat yang cukup lama berkecimpung dalam kebijakan fiskal. Kementerian Keuangan kemudian menggelar sertijab dari Purbaya kepada Suahasil pada Selasa (15/9/2026).

Pergantian tersebut menjadi perubahan kedua pada posisi Menteri Keuangan sejak Prabowo menjabat Presiden. Sebelumnya, Sri Mulyani Indrawati digantikan Purbaya pada September 2025. Reuters melaporkan pergantian Purbaya berlangsung di tengah perhatian pasar terhadap kredibilitas kebijakan fiskal Indonesia. Suahasil dipandang memiliki tugas untuk memperkuat disiplin fiskal dan menjaga kepercayaan investor terhadap pengelolaan APBN.

Purbaya sendiri menyatakan tidak berminat kembali menjadi pejabat negara setelah meninggalkan posisi Menteri Keuangan. Ia memilih menjalani kehidupan di luar pemerintahan setelah masa jabatannya berakhir.

Dengan pernyataan terbaru Purbaya, perombakan pejabat Kemenkeu menjadi salah satu konteks penting di balik pergantian dirinya. Namun, Purbaya tetap menegaskan keputusan akhir berada di tangan Presiden Prabowo sebagai pemegang hak prerogatif dalam menentukan susunan kabinet.

(Dinar K/ berbagai sumber)