Editor: Damar Pratama
Andoni Iraola saat resmi diumumkan sebagai pelatih baru Liverpool pada Kamis (4/6/2026) lalu. (Foto: Liverpoolfc.com)
GEBRAK.ID – Era baru Liverpool resmi dimulai di bawah kepemimpinan Andoni Iraola. Pelatih asal Spanyol itu langsung menyampaikan ambisi besarnya, yakni membangun tim yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga mampu membuat para pendukung The Reds kembali bangga.
Dalam konferensi pers perdananya sebagai pelatih Liverpool, Iraola menegaskan bahwa hubungan antara tim dan suporter menjadi fondasi utama yang ingin ia bangun selama menangani klub asal Merseyside tersebut.
"Saya ingin memberikan kepada mereka sebuah tim yang bisa mereka banggakan. Menurut saya, sepak bola, terutama Liverpool, adalah tentang membangun hubungan, menjalin kedekatan dengan masyarakat dan para pendukung kami," ujar Iraola seperti dikutip dari laman resmi Liverpool, Senin (13/7/2026).
Pelatih berusia 44 tahun itu juga membeberkan filosofi permainan yang akan diterapkannya di Anfield. Ia menginginkan Liverpool tampil agresif, penuh energi, dan berani menekan lawan sejak awal pertandingan.
"Kami harus menjadi tim yang bekerja keras, bermain dengan intensitas tinggi, agresif, dan langsung menyerang sehingga semua orang bisa merasa terhubung dan nyaman mendukung tim ini," katanya.
Iraola resmi menandatangani kontrak berdurasi dua tahun setelah diumumkan sebagai pelatih baru Liverpool pada bulan lalu. Ia datang menggantikan Arne Slot yang diberhentikan menyusul hasil mengecewakan musim 2025/2026.
Musim lalu, Liverpool hanya mampu finis di peringkat kelima Liga Inggris sehingga gagal memenuhi ekspektasi sebagai salah satu kandidat juara. Posisi tersebut menjadi alasan manajemen melakukan pergantian pelatih demi mengembalikan daya saing tim.
Nama Iraola sendiri mencuri perhatian berkat keberhasilannya bersama Bournemouth. Selama tiga musim, ia mampu mengubah klub tersebut menjadi salah satu tim yang sulit dikalahkan di Liga Inggris melalui gaya bermain menyerang dan tekanan tinggi.
Sebelum berkarier di Inggris, Iraola juga pernah menangani AEK Larnaca di Siprus, Mirandes, serta Rayo Vallecano di Spanyol. Pengalaman tersebut menjadi modal penting saat dipercaya memimpin salah satu klub terbesar di dunia.
Meski menyadari tekanan besar yang mengiringi jabatannya sebagai pelatih Liverpool, Iraola mengaku tidak gentar menghadapi tantangan tersebut.
"Saya siap. Saya memahami bahwa ini adalah klub yang sangat besar. Apa pun yang saya katakan sekarang akan mendapat sorotan yang luar biasa. Kami harus menyadari setiap kesalahan, tetapi saya juga tidak ingin menjadi terlalu berhati-hati. Saya ingin menjalani semuanya secara normal," ujar Iraola.
Dengan rekam jejak yang menjanjikan dan filosofi sepak bola yang atraktif, para pendukung Liverpool kini menaruh harapan besar kepada Andoni Iraola untuk membawa The Reds kembali bersaing dalam perebutan gelar Liga Inggris maupun kompetisi Eropa.
(Sumber: Liverpool)