Marc Marquez Ungkap Misi Terbesar Saat Libur Jeda Paruh Musim MotoGP 2026

Marc Marquez menutup paruh pertama MotoGP 2026 dengan hasil manis usai menjuarai Grand Prix Jerman di Sirkuit Sachsenring. Namun, pembalap Ducati Lenovo itu mengaku belum sepenuhnya puas karena masih harus memulihkan kondisi fisiknya, terutama lengan kanan yang belum kembali ke performa terbaik. (Foto: MotoGP)
Editor: A. Rayyan K

GEBRAK.ID – Marc Marquez menutup paruh pertama MotoGP 2026 dengan hasil manis usai menjuarai Grand Prix Jerman di Sirkuit Sachsenring. Namun, pembalap Ducati Lenovo itu mengaku belum sepenuhnya puas karena masih harus memulihkan kondisi fisiknya, terutama lengan kanan yang belum kembali ke performa terbaik.

Momentum jeda paruh musim pun akan dimanfaatkan juara dunia tujuh kali tersebut untuk fokus menjalani proses pemulihan agar tampil lebih kompetitif pada sisa musim.

"Saya ingin istirahat karena paruh pertama musim ini sangat menuntut, tapi pada saat yang sama kita perlu membuat langkah maju dengan lengan kanan saya," ujar Marc Marquez seperti dikutip dari laman resmi Ducati Lenovo, Senin (13/7/2026).

Kemenangan di Sachsenring kembali menegaskan status Marquez sebagai raja sirkuit tersebut. Pembalap asal Spanyol itu sukses mengoleksi kemenangan ke-10 sepanjang kariernya di lintasan yang selama ini dikenal sebagai salah satu trek favoritnya.

Hasil tersebut sekaligus memperpanjang rekor kemenangan terbanyak yang pernah diraih seorang pembalap di Sachsenring pada ajang MotoGP.

Marquez mengakui karakter sirkuit di Jerman sangat cocok dengan gaya balapnya, sehingga mampu memaksimalkan performa motor Ducati Desmosedici. "Kami berhasil melakukannya di trek yang sesuai dengan gaya berkendara saya sangat baik," katanya.

Meski demikian, Marquez menegaskan tantangan sesungguhnya masih menanti pada paruh kedua musim. Ia ingin kembali dalam kondisi fisik yang lebih prima agar mampu menjaga konsistensi hasil positif di berbagai karakter sirkuit.

Sejauh musim 2026 berlangsung, Marquez tampil sebagai salah satu pembalap paling konsisten. Performanya bersama Ducati Lenovo membuat namanya semakin difavoritkan dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP musim ini.

Dengan jeda kompetisi yang tersedia, pembalap berusia 33 tahun itu berharap proses pemulihan lengan kanannya berjalan optimal sehingga dapat kembali tampil maksimal saat balapan kembali bergulir.

(Sumber: Ducati Lenovo)