MRT Jakarta Kini Terima Kartu Kredit Visa dan Mastercard, Penumpang Cukup Tap Tanpa Beli Kartu Khusus

 

MRT Jakarta kini menerima pembayaran kartu kredit Visa dan Mastercard contactless. Penumpang cukup tap tanpa kartu khusus atau isi saldo. ( Foto: Wikipedia) 

Editor: Dinar Kencana

GEBRAK.ID,JAKARTA – PT MRT Jakarta (Perseroda) resmi menghadirkan sistem pembayaran tiket menggunakan kartu kredit nirsentuh (EMV Contactless) di seluruh jaringan MRT Jakarta. Mulai Rabu (29/7/2026), penumpang dapat langsung melakukan tap in dan tap out menggunakan kartu kredit berlogo Visa maupun Mastercard yang mendukung fitur contactless tanpa perlu membeli kartu khusus atau mengisi saldo uang elektronik.

Peluncuran layanan dilakukan di Stasiun MRT Bundaran HI oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bersama jajaran PT MRT Jakarta dan mitra sistem pembayaran. Inovasi ini menjadikan MRT Jakarta sebagai layanan transportasi publik pertama di Indonesia yang menerapkan pembayaran tiket berbasis standar global EMV (Europay, Mastercard, dan Visa) Contactless.

Dengan sistem baru tersebut, pengguna cukup menempelkan kartu kredit yang sama saat masuk dan keluar stasiun. Tarif perjalanan akan dihitung secara otomatis sesuai rute yang ditempuh sehingga proses transaksi menjadi lebih cepat dan praktis. 

Pramono Anung mengatakan penerapan teknologi pembayaran ini merupakan bagian dari transformasi Jakarta menuju kota global yang memiliki layanan transportasi publik modern seperti Singapura, Tokyo, Hong Kong, Shanghai, Kuala Lumpur, Sydney, hingga New York.

Menurutnya, kemudahan pembayaran akan meningkatkan pengalaman masyarakat sekaligus mempermudah wisatawan domestik maupun mancanegara yang menggunakan MRT Jakarta karena tidak lagi diwajibkan membeli kartu transportasi lokal. 

Selain memudahkan pengguna, sistem EMV Contactless juga diharapkan mendorong masyarakat semakin beralih menggunakan transportasi umum. Kehadiran metode pembayaran yang lebih sederhana dinilai dapat mengurangi hambatan bagi pengguna baru maupun wisatawan yang datang ke Jakarta. 

Pemprov DKI Jakarta pun menargetkan teknologi pembayaran serupa dapat diterapkan secara bertahap pada moda transportasi lain seperti Transjakarta, LRT Jakarta, Transjabodetabek, hingga LRT yang dikelola pemerintah pusat sehingga masyarakat nantinya dapat menikmati sistem pembayaran yang semakin terintegrasi antarmoda. 

Selama ini MRT Jakarta telah menerima berbagai metode pembayaran non-tunai seperti kartu uang elektronik perbankan, kartu dan aplikasi JakLingko, serta QRIS. Kehadiran pembayaran menggunakan kartu kredit contactless memperluas pilihan transaksi bagi pelanggan sekaligus mengikuti standar pembayaran yang telah digunakan di banyak kota besar dunia. 

PT MRT Jakarta berharap inovasi tersebut dapat meningkatkan kenyamanan, mempercepat proses masuk dan keluar stasiun, serta mendukung visi Jakarta menjadi kota global dengan sistem transportasi publik yang semakin efisien, terintegrasi, dan ramah bagi seluruh pengguna. 

( berbagai sumber)