Pulang ke Indonesia, Kiandra Ramadhipa Pulihkan Mental demi Kejar Prestasi di Eropa

Pembalap muda Indonesia Muhammad Kiandra Ramadhipa memilih memanfaatkan jeda kompetisi musim 2026 dengan pulang ke Tanah Air. (Foto: Honda)
Editor: A. Rayyan K

GEBRAK.ID -- Pembalap muda Indonesia Muhammad Kiandra Ramadhipa memilih memanfaatkan jeda kompetisi musim 2026 dengan pulang ke Tanah Air. Setelah hampir lima bulan menjalani aktivitas balap di Eropa, pembalap berusia 16 tahun itu ingin mengembalikan kebugaran fisik sekaligus memulihkan kondisi mental sebelum kembali menghadapi ketatnya persaingan.

Ramadhipa mengaku kerinduan terhadap keluarga dan sahabat menjadi salah satu alasan utama dirinya kembali ke Indonesia. Menurutnya, momen berkumpul dengan orang-orang terdekat mampu mengurangi tekanan yang selama ini dirasakan selama menjalani musim kompetisi.

"Karena kangen pasti ada juga, kemarin hampir lima bulan tidak pulang. Rasanya lebih tenang dan mungkin ada tekanan yang harus dilepaskan," kata Ramadhipa dikutip dari Antara di Jakarta, Jumat (31/7/2026).

Pembalap asal Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, itu dijadwalkan berada di Indonesia hingga 23 Agustus 2026. Meski menikmati waktu bersama keluarga dan teman-temannya, ia memastikan program latihan tetap berjalan sesuai jadwal yang telah disiapkan tim.

"Main sama teman-teman, tetapi latihan tetap. Tentunya sudah ada jadwalnya," ujarnya.

Selama berada di Indonesia, Ramadhipa tetap menjalani latihan fisik secara rutin, mulai dari bersepeda, latihan kardio, hingga latihan di pusat kebugaran. Program tersebut dilakukan agar kondisi tubuh tetap prima saat kembali melanjutkan balapan di Eropa.

Musim 2026 menjadi tantangan besar bagi Ramadhipa karena ia menjalani dua kejuaraan sekaligus, yakni Moto3 Junior World Championship dan Red Bull MotoGP Rookies Cup. Jadwal yang padat membuatnya menyadari bahwa menjaga kesehatan mental sama pentingnya dengan mempertahankan kebugaran fisik.

Penampilan Ramadhipa sepanjang musim ini terbilang menjanjikan. Pada musim debutnya di Moto3 Junior World Championship, pembalap Honda Asia-Dream Racing Junior Team itu sukses meraih kemenangan di putaran Estoril, Portugal. Hingga usai seri Magny-Cours, Prancis, ia telah mengumpulkan 64 poin dan bersaing di papan atas klasemen sementara.

Moto3 Junior sendiri merupakan salah satu tahapan penting dalam program Road to MotoGP. Ajang tersebut menjadi wadah pembinaan bagi pembalap muda terbaik dunia sebelum melangkah ke Kejuaraan Dunia Moto3.

Tak hanya tampil kompetitif di Moto3 Junior, Ramadhipa juga kembali berlaga di Red Bull MotoGP Rookies Cup untuk musim keduanya. Ia membuka musim dengan kemenangan dramatis pada balapan kedua seri Jerez, Spanyol, setelah melakukan manuver penentu di tikungan terakhir.

Prestasi tersebut melanjutkan perkembangan positifnya sejak musim lalu. Pada debutnya di Red Bull MotoGP Rookies Cup 2025, Ramadhipa berhasil menutup musim di peringkat kedelapan klasemen akhir dengan torehan satu podium di Sachsenring, Jerman.

Kini, setelah memperoleh waktu untuk beristirahat dan menenangkan pikiran di kampung halaman, Ramadhipa berharap bisa kembali ke Eropa dengan motivasi baru serta performa yang lebih baik.

"Tentunya ingin memberikan yang terbaik dan mendapatkan hasil yang terbaik," ujar Ramadhipa.

Dengan usia yang masih sangat muda dan performa yang terus meningkat, Ramadhipa menjadi salah satu talenta Indonesia yang berpeluang menembus level tertinggi balap motor dunia. Konsistensi menjaga kondisi fisik, mental, dan hasil di lintasan akan menjadi modal penting dalam mewujudkan impian tersebut.

(Sumber: Antara)