Kejutan Besar di ATP Montreal! Alexander Zverev Langsung Tersingkir, Griekspoor Ukir Kemenangan Bersejarah

Petenis Jerman Alexander Zverev tertunduk usai menelan kekalahan. (Foto: Terra Wortmann Open)
Editor: A. Rayyan K

GEBRAK.ID, JAKARTA -- Kejutan besar terjadi pada turnamen ATP Masters 1000 National Bank Open Presented by Rogers di Montreal, Kanada. Unggulan pertama Alexander Zverev harus angkat koper lebih cepat setelah dikalahkan petenis Belanda, Tallon Griekspoor, dalam pertarungan tiga set yang berlangsung sengit.

Zverev menyerah dengan skor 7-6(3), 2-6, 4-6 pada babak kedua, Kamis (6/8/2026) WIB. Hasil ini menjadi salah satu kejutan terbesar di awal turnamen mengingat petenis Jerman tersebut baru saja tampil sebagai finalis Wimbledon bulan lalu.

Bagi Griekspoor, kemenangan ini memiliki arti yang sangat spesial. Selain menyingkirkan petenis peringkat tiga dunia, ia juga mencatat kemenangan ketiganya atas pemain yang berada di jajaran lima besar dunia sepanjang kariernya.

"Ini adalah salah satu kemenangan paling istimewa yang pernah saya raih. Musim ini sangat berat bagi saya. Saya bahkan beberapa kali hampir menyerah," kata Griekspoor, dikutip dari ATP.

Namun, petenis berusia 30 tahun itu mengaku tidak pernah berhenti bekerja keras untuk mengembalikan performanya.

"Belakangan saya bekerja lebih keras dan merasa permainan saya kembali meningkat dalam latihan. Saya yakin hanya tinggal menunggu waktu. Kemenangan ini terasa sangat spesial, terutama melawan pemain seperti Sascha," ujarnya merujuk pada nama panggilan Alexander Zverev.

Bangkit dari Performa Buruk

Sebelum tampil di Montreal, Griekspoor sebenarnya sedang berada dalam tren kurang meyakinkan. Petenis peringkat 69 dunia itu hanya mampu meraih satu kemenangan dari delapan pertandingan terakhir di level ATP Tour.

Meski demikian, mantan petenis peringkat 21 dunia tersebut mampu membalikkan keadaan dengan permainan agresif dan penuh percaya diri.

Sepanjang pertandingan, Griekspoor mencetak 20 winner dari pukulan forehand dan tampil sangat efektif saat bermain di depan net dengan memenangi 17 dari 18 poin.

Pada set ketiga, ia sempat unggul 4-2 sebelum Zverev berhasil menyamakan kedudukan menjadi 4-4. Namun, Griekspoor kembali merebut momentum dengan mematahkan servis lawannya dan mengunci kemenangan pada match point pertama setelah pertarungan selama dua jam 33 menit.

Belajar dari Pertemuan Sebelumnya


Griekspoor mengaku pengalaman menghadapi Zverev pada pertemuan-pertemuan sebelumnya menjadi pelajaran berharga. Ia pernah beberapa kali gagal mempertahankan keunggulan pada set penentuan saat melawan petenis Jerman tersebut.

"Kalau melihat sejarah pertemuan kami, saya pernah beberapa kali menyia-nyiakan keunggulan break pada set penentuan. Tanpa dukungan tim saya di tribun, mungkin saya tidak akan memenangi pertandingan ini. Mereka terus memberi semangat dan membantu saya melewati momen-momen sulit," ungkapnya.

Kemenangan di Montreal membuat catatan pertemuan Griekspoor melawan Zverev kini menjadi tiga kemenangan dan sembilan kekalahan.

Pada babak ketiga ATP Masters 1000 Montreal, Griekspoor akan menghadapi pemenang pertandingan antara Matteo Arnaldi dan Fabian Marozsan untuk memperebutkan tiket ke babak 16 besar.

(Sumber: ATP)