Manchester City Incar Adam Wharton, Crystal Palace Tegaskan Sang Gelandang tak Dijual

Adam Wharton Crystal Palace

Manchester City mulai bergerak mencari tambahan kekuatan di lini tengah setelah kehilangan sejumlah pemain penting. Salah satu nama yang masuk radar the Citizens adalah gelandang Crystal Palace, Adam Wharton. (Foto: Tribuna.com)

Editor: Damar Pratama

GEBRAK.ID, JAKARTA — Manchester City mulai bergerak mencari tambahan kekuatan di lini tengah setelah kehilangan sejumlah pemain penting. Salah satu nama yang masuk radar the Citizens adalah gelandang Crystal Palace, Adam Wharton.

Jurnalis The Athletic, David Ornstein, melaporkan Manchester City telah menghubungi Crystal Palace untuk menanyakan situasi Wharton. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil karena Palace menegaskan gelandang berusia 22 tahun itu tidak tersedia untuk dilepas pada bursa transfer musim panas ini.

“Manchester City telah menanyakan status Adam Wharton kepada Crystal Palace, namun mendapat informasi bahwa gelandang berusia 22 tahun itu tidak tersedia pada musim panas ini,” tulis Ornstein melalui akun X resminya, Kamis (20/8/2026).

Keinginan City memburu gelandang baru tidak lepas dari perubahan besar di lini tengah mereka. Klub asuhan Enzo Maresca tersebut kehilangan tiga pemain yang sebelumnya menjadi bagian penting dari sektor tersebut.

Bernardo Silva memilih melanjutkan karier bersama Real Madrid. Rodri kemudian pindah ke Barcelona, sedangkan Tijjani Reijnders menjadi pemain terbaru yang meninggalkan Manchester City setelah bergabung dengan Al-Qadsiah.

Situasi itu membuat Man City perlu menambah opsi di lini tengah. Sejauh ini, mereka baru mendatangkan Elliot Anderson dari Nottingham Forest untuk memperkuat sektor tersebut.

Kehadiran Anderson belum membuat Man City berhenti mencari pemain. Wharton menjadi salah satu gelandang yang mereka pertimbangkan karena kemampuan serta potensinya dinilai sesuai dengan kebutuhan tim.

Namun, Crystal Palace tampaknya tidak membuka pintu untuk negosiasi. The Eagles ingin mempertahankan Wharton setidaknya hingga bursa transfer musim panas ini berakhir.

Man City pun harus menyiapkan alternatif. Nama Ayyoub Bouaddi dari Lille ikut masuk dalam daftar pemain yang diburu juara Premier League tersebut.

Jurnalis transfer Fabrizio Romano menyebut Manchester City telah kembali membuka pembicaraan dengan Lille untuk membahas kemungkinan transfer Bouaddi. Negosiasi kedua klub disebut sudah memasuki tahap akhir.

“Putaran pembicaraan baru dijadwalkan untuk merampungkan kesepakatan Ayyoub Bouaddi, seiring Man City dan Lille yang kini berada di tahap akhir negosiasi,” tulis Romano.

Menurut Romano, proses kepindahan Bouaddi hanya membutuhkan persetujuan akhir sebelum pemain asal Maroko tersebut berangkat ke Manchester untuk menjalani pemeriksaan medis.

Jika semua tahapan berjalan sesuai rencana, Bouaddi berpeluang menjadi tambahan baru di lini tengah Manchester City. Kehadirannya diharapkan membantu menutup lubang yang muncul setelah kepergian Bernardo Silva, Rodri, dan Reijnders.

Di sisi lain, ketertarikan terhadap Wharton menunjukkan City masih terus mencari opsi terbaik. Palace yang menutup peluang transfer pada musim panas ini membuat The Citizens harus menentukan apakah akan kembali mengejar sang gelandang pada bursa berikutnya atau beralih sepenuhnya kepada target lain.

Bagi Wharton, keputusan Palace mempertahankannya menjadi sinyal kuat bahwa klub masih menganggap dirinya sebagai bagian penting dari proyek mereka. Sementara bagi Manchester City, kebutuhan memperkuat lini tengah kini menjadi salah satu pekerjaan utama sebelum aktivitas transfer musim panas benar-benar berakhir.

(Sumber: The Athletic, David Ornstein, Fabrizio Romano)