MotoGP Qatar 2026 Terancam Cetak Rekor dengan Hanya Diikuti 13 Pembalap
MotoGP Qatar 2026 berpotensi menghadirkan pemandangan yang tidak biasa. Seri yang dijadwalkan berlangsung di Sirkuit Lusail pada 6-8 November itu terancam hanya diikuti 13 pembalap jika sejumlah rider yang masih dibekap cedera akhirnya memutuskan absen. (Foto ilustrasi: MotoGP)
GEBRAK.ID — MotoGP Qatar 2026 berpotensi menghadirkan pemandangan yang tidak biasa. Seri yang dijadwalkan berlangsung di Sirkuit Lusail pada 6-8 November itu terancam hanya diikuti 13 pembalap jika sejumlah rider yang masih dibekap cedera akhirnya memutuskan absen.
Situasi ini bermula dari keputusan Yamaha yang menarik seluruh pembalapnya dari Grand Prix Qatar. Pabrikan asal Jepang tersebut menyatakan tidak akan mengirimkan timnya ke Qatar setelah menilai pembatasan perjalanan perusahaan terkait situasi keamanan di Timur Tengah belum dapat dicabut.
Keputusan itu membuat empat pembalap kehilangan kesempatan tampil, yakni Fabio Quartararo, Alex Rins, Jack Miller, dan Augusto Fernandez. Nama terakhir saat ini memperkuat Pramac Yamaha sebagai pengganti Toprak Razgatlioglu.
Yamaha menegaskan keputusan tersebut bukan berarti mereka meninggalkan kejuaraan MotoGP. Pabrikan itu menyatakan tetap berkomitmen mengikuti kompetisi dan menargetkan kembali berlaga pada seri Portugal.
Selain empat pembalap Yamaha, Alex Marquez juga dipastikan melewatkan balapan di Lusail. Pembalap Gresini Racing tersebut memilih menjalani operasi bahu kanan akibat cedera yang sudah mengganggu penampilannya sejak kecelakaan di Grand Prix Catalunya pada Mei 2026 lalu.
Baca Juga
Dengan lima pembalap dipastikan absen, jumlah peserta yang berpotensi turun ke lintasan berkurang dari 22 menjadi 17 orang.
Namun, angka tersebut masih bisa menyusut. Beberapa pembalap belum sepenuhnya pulih dari cedera maupun masalah kesehatan. Fermin Aldeguer masih berjuang memulihkan kondisi tangannya, sedangkan Joan Mir sempat mengalami gangguan kesehatan yang membuatnya gagal menyelesaikan balapan di Malaysia.
Jorge Martin juga masuk dalam daftar pembalap yang kondisinya perlu dipantau. Juara dunia MotoGP 2024 itu mengalami cedera pergelangan tangan dan gagal melanjutkan upaya comeback saat tampil di Malaysia. Raúl Fernández turut menghadapi persoalan cedera jari, meski perkembangan kondisinya masih dinantikan.
Jika empat pembalap yang kondisinya diragukan tersebut akhirnya tidak tampil, jumlah peserta di garis start bisa menyusut menjadi 13 orang. Angka itu berpotensi memecahkan rekor jumlah pembalap paling sedikit dalam sebuah balapan MotoGP.
Sejumlah laporan menyebut rekor rendah sebelumnya tercatat pada Grand Prix Australia 2011, ketika hanya 14 pembalap mengikuti balapan.
Meski demikian, MotoGP Group masih mempertahankan agenda balapan Qatar. Dalam pernyataan resminya, penyelenggara menyebut telah berkoordinasi dengan pemerintah Qatar, Sirkuit Lusail, serta penasihat keamanan independen. Mereka juga menyatakan menerima komitmen dari tim-tim selain Yamaha untuk tetap mengikuti seri tersebut.
Dengan kondisi yang masih berkembang, komposisi pembalap MotoGP Qatar 2026 belum sepenuhnya final. Keputusan terakhir dari masing-masing tim dan hasil pemeriksaan kebugaran pembalap akan menentukan jumlah peserta yang benar-benar mengaspal di Lusail.
(A. Rayyan K/Sumber: MotoGP)
Jika berita kami bermanfaat, dukung keberlanjutan jurnalisme independen melalui donasi sukarela.
Dukung lewat SaweriaMau tahu berita penting tanpa harus mencari-cari?
Kami kirim berita pilihan GEBRAK.ID langsung melalui WhatsApp.
Follow Channel GEBRAK.ID