Diego Simeone Sebut Harry Kane Memang Layak Raih Ballon d’Or 2026
Pelatih Atletico Madrid Diego Simeone memberikan pujian kepada Harry Kane (tampak dalam gambar) menjelang duel melawan Bayern Muenchen dalam lanjutan Liga Champions 2026/2027. Simeone menilai penyerang asal Inggris tersebut memang pantas menerima penghargaan Ballon d'Or 2026 berkat konsistensi dan kontribusinya di lapangan. (Foto: Bayern Muenchen)
GEBRAK.ID — Pelatih Atletico Madrid Diego Simeone memberikan pujian kepada Harry Kane menjelang duel melawan Bayern Muenchen dalam lanjutan Liga Champions 2026/2027. Simeone menilai penyerang asal Inggris tersebut memang pantas menerima penghargaan Ballon d’Or 2026 berkat konsistensi dan kontribusinya di lapangan.
Simeone menyampaikan apresiasi itu dalam konferensi pers menjelang pertandingan keempat fase liga Liga Champions yang mempertemukan Atletico Madrid dan Bayern Muenchen di Stadion Metropolitano, Madrid, Rabu (4/11/2026) dini hari WIB.
“Pertama-tama, saya ingin mengucapkan selamat atas Ballon d’Or yang memang pantas dia dapatkan. Itu luar biasa. Saya selalu mengaguminya,” kata Simeone seperti dikutip dari beIN Sports.
Kane menerima penghargaan individu paling bergengsi dalam sepak bola tersebut pada acara yang berlangsung di London, Inggris, 26 Oktober 2026. Kapten tim nasional Inggris itu mengungguli Kylian Mbappe dan Lamine Yamal dalam pemilihan tahun ini.
Pencapaian tersebut tidak lepas dari performa impresif Kane sepanjang musim 2025/2026. UEFA mencatat, penyerang Bayern Muenchen itu mencetak 73 gol untuk klub dan negaranya di berbagai kompetisi. Ia juga membantu Bayern mempertahankan gelar Bundesliga Jerman dan meraih gelar domestik lainnya.
Baca Juga
Kane sekaligus menjadi pemain Inggris pertama dalam 25 tahun terakhir yang memenangkan Ballon d’Or, setelah Michael Owen meraihnya pada 2001.
Simeone menilai kematangan Kane justru membuat kualitasnya semakin berkembang. Meski usianya bertambah, pemain berusia 33 tahun itu tetap memiliki naluri tajam di depan gawang dan mampu memahami kebutuhan tim.
“Seiring bertambahnya usia, dia menemukan performa terbaiknya tanpa kehilangan naluri mencetak gol. Dia tahu apa yang dibutuhkan tim,” ujar pelatih asal Argentina tersebut.
Menurut Simeone, pengaruh Kane tidak hanya terlihat dari jumlah gol maupun kontribusinya ketika bertanding. Etos kerja dan perjalanan kariernya juga bisa menjadi teladan bagi pemain muda yang ingin mencapai level tertinggi.
“Bakatnya merupakan aset berharga bagi sepak bola dan para pemain muda yang mengidolakannya. Dia meninggalkan warisan yang menunjukkan bahwa kerja keras bisa membawa seseorang meraih hal-hal besar,” jelas Simeone.
Di sisi lain, Atletico Madrid menghadapi Bayern dengan kepercayaan diri tinggi. Tim berjuluk Los Rojiblancos itu memenangi delapan dari sembilan pertandingan terakhir di semua kompetisi, termasuk kemenangan 2-1 atas rival sekota Real Madrid di La Liga Spanyol.
Namun, performa positif tersebut belum sepenuhnya tercermin di Liga Champions. Atletico menempati peringkat ke-16 klasemen sementara dengan koleksi empat poin dari tiga pertandingan.
Bayern berada dua tingkat di atasnya, yakni posisi ke-14 dengan lima poin. Tim asuhan Vincent Kompany itu datang ke Madrid setelah melewati dua pertandingan terakhir di Liga Champions dengan hasil imbang.
Pertemuan kedua tim pun menjadi kesempatan penting untuk memperbaiki posisi di klasemen fase liga. Selain berhadapan dengan kekuatan Bayern, Atletico juga harus mewaspadai Kane yang tengah berada dalam sorotan setelah meraih penghargaan pemain terbaik dunia.
(A. Rayyan K/berbagai sumber)
Jika berita kami bermanfaat, dukung keberlanjutan jurnalisme independen melalui donasi sukarela.
Dukung lewat SaweriaMau tahu berita penting tanpa harus mencari-cari?
Kami kirim berita pilihan GEBRAK.ID langsung melalui WhatsApp.
Follow Channel GEBRAK.ID